Roti Viral Ditarik dari Peredaran, Pelanggan Mengeluh Bau Comberan

Tim Redaksi,  CNBC Indonesia
06 April 2026 15:05
Ilustrasi toko roti di San Francisco. (AP Photo/Eric Risberg/File Foto)
Foto: Ilustrasi roti. (ASSOCIATED PRESS/ERIC RISBERG/File Foto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Roti krim populer yang dijual di minimarket Korea Selatan ditarik dari peredaran setelah pelanggan mengeluhkan baunya yang "busuk". Hasil penyelidikan mengungkapkan bahwa perisa durian salah digunakan sebagai pengganti perisa melon.

Mengutip Korea Herald, laporan tentang bau tidak sedap, yang oleh beberapa pelanggan digambarkan sebagai "bau comberan," dengan cepat menyebar secara online. Laporan ini memicu lonjakan permintaan refund karena banyak yang mengalami serupa.

Distributor mengonfirmasi bahwa sekitar 20.000 roti ditarik dari peredaran setelah laporan tersebut.

Menurut Channel A, bau tersebut bukan disebabkan oleh pembusukan, melainkan kesalahan produksi. Di fasilitas produksi, perisa durian secara keliru digunakan sebagai pengganti perisa melon karena kesalahan pelabelan.

Meskipun durian banyak dikonsumsi di beberapa bagian Asia dan sering disebut sebagai "raja buah," durian tidak umum dikonsumsi di Korea Selatan, dan banyak konsumen tidak terbiasa dengan aroma atau rasanya.

Distributor menambahkan bahwa semua produk yang terkena dampak telah ditarik sepenuhnya dan diganti dengan produk yang diproduksi dengan benar, dan kini kembali dijual.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Kim Woo-bin Umumkan Mau Nikahi Shin Min-ah setelah 10 Tahun Pacaran


Most Popular
Features