Jangan Anggap Enteng Nyeri Punggung, Periksa Sebelum Menyesal!

dpu, CNBC Indonesia
Selasa, 24/03/2026 15:48 WIB
Foto: dok Istimewa

Jakarta, CNBC Indonesia - Nyeri punggung sering dialami banyak orang, khususnya pada usia lanjut, dan kerap dianggap sebagai konsekuensi alami dari proses penuaan. Padahal, nyeri yang berlangsung secara kronis bukanlah kondisi yang wajar. Keluhan ini perlu diperhatikan lebih lanjut karena dapat menjadi indikasi adanya gangguan kesehatan yang membutuhkan penanganan tepat.

dr. Aries Rakhmat Hidayat, Sp.OT(K) dari Mayapada Hospital Surabaya menjelaskan, Nyeri punggung kronis perlu menjadi perhatian, terutama jika berlangsung lebih dari tiga bulan.

"Karena kondisi ini bisa saja disebabkan oleh penurunan fungsi (degenerasi) akibat penuaan atau kondisi seperti bantalan tulang belakang bergeser (herniasi diskus/saraf terjepit), gangguan sendi tulang belakang, serta lemahnya otot penopang. Selain itu, gaya hidup seperti kurang bergerak, postur tubuh yang buruk, dan kebiasaan duduk terlalu lama juga turut meningkatkan risikonya," ujarnya, Selasa (24/3/2026).


Nyeri punggung kronis dapat diawali dengan gejala berupa nyeri di punggung bawah, rasa kaku pada tulang belakang, hingga nyeri yang menjalar ke bokong atau kaki.

Pada beberapa kasus, rasa tidak nyaman ini juga membuat penderitanya sulit duduk atau berdiri dalam waktu lama.

Untuk mengatasi nyeri punggung kronis, dr. Aries menjelaskan, penanganan nyeri punggung kronis perlu disesuaikan dengan penyebabnya, namun sebagian besar kasus dapat diatasi dengan pendekatan konservatif. Mulai dari fisioterapi, latihan penguatan otot inti, hingga perubahan gaya hidup yang lebih aktif.

"Latihan penguatan otot inti berperan penting dalam menjaga stabilitas tulang belakang dan mengurangi tekanan pada area tersebut. Ditambah dengan postur tubuh yang baik saat duduk maupun berdiri, langkah sederhana ini dapat membantu meredakan sekaligus mencegah nyeri punggung," tambah dr. Aries.

Namun, jika nyeri punggung berlangsung lama atau semakin memburuk, dr. Aries menyarankan untuk segera melakukan pemeriksaan medis guna mengetahui penyebabnya. Dengan diagnosis yang tepat, penanganan yang paling efektif pun dapat ditentukan sesuai kondisi pasien.

Melalui penjelasan tersebut, kepekaan terhadap nyeri punggung kronis menjadi sangat penting, sehingga perlu segera dilakukan penanganan yang tepat pada layanan kesehatan yang berfokus pada tulang dan sendi. Mayapada Hospital memiliki layanan Orthopedic Center, yang dapat menangani berbagai keluhan nyeri otot dan sendi, serta pencegahan hingga pemulihan cedera, bersama tim dokter ahli.

Selain itu, Mayapada Hospital juga menghadirkan dukungan kebugaran tubuh melalui Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) yang menyediakan layanan komprehensif mulai dari skrining, pencegahan, penanganan cedera, hingga peningkatan performa untuk beraktivitas lebih optimal, yang didukung fasilitas lengkap seperti gym, VO2 Max dan Body Composition Analysis untuk menunjang program latihan.

Untuk informasi lengkap seputar layanan kesehatan di Mayapada Hospital dapat diperoleh melalui aplikasi MyCare dengan mengunjungi fitur Health Articles & Tips. Aplikasi ini juga dilengkapi fitur Personal Health untuk memantau kebugaran, seperti langkah kaki, detak jantung, kalori terbakar, dan Body Mass Index (BMI).


(dpu/dpu) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Tren Kecantikan Perawatan Botox hingga Filler Untuk Anak Muda