Cari Kerja Makin Susah, Satu Lowongan Diserbu Ribuan Pelamar
Jakarta, CNBC Indonesia - Proses rekrutmen di Indonesia semakin menantang karena jumlah pelamar yang masuk untuk satu lowongan pekerjaan bisa mencapai ratusan orang. Menurut data platform pencari kerja JobStreet by SEEK, rata-rata satu iklan lowongan kerja dapat menerima sekitar 500 hingga 600 lamaran dari pencari kerja. Persaingan tersebut bahkan bisa jauh lebih ketat untuk posisi umum di perusahaan besar. Dalam beberapa kasus, jumlah pelamar bisa mencapai ribuan orang.
Acting Sales Director Indonesia Ethika Santi mengatakan, kondisi ini membuat proses rekrutmen menjadi semakin kompleks bagi tim HR di perusahaan.
"Bayangkan kalau satu HR tidak hanya membuka satu posisi. Banyak perusahaan bisa memasang hingga puluhan lowongan dalam satu tahun. Artinya mereka harus memproses ribuan CV," ujar Ethika dalam acara media gathering JobStreet by SEEK di Jakarta, Rabu (11/6/2026).
Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat proses penyaringan kandidat secara manual menjadi semakin memakan waktu. Selain itu, biaya rekrutmen juga bisa meningkat karena perusahaan harus menyaring kandidat yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan posisi.
Pengangguran cari kerja lewat aplikasi kencan
Di tengah ketatnya persaingan kerja, sebagian pencari kerja mulai mencari cara tak biasa. Aplikasi kencan seperti Tinder, Bumble hingga Hinge kini dimanfaatkan untuk mencari pekerjaan.
Seorang pencari kerja di TikTok mengaku menggunakan Hinge untuk mencari pekerjaan karena pasar kerja yang sedang sulit. Ketimbang mengunggah foto terbaiknya, ia justru memasang tangkapan layar CV di profilnya.
Pada bagian "tujuan hidup", ia menulis ingin bekerja di industri kreatif. Video tersebut ditonton hampir 250 ribu kali sejak diunggah pada Desember lalu. Namun dalam pembaruan terbaru, ia mengungkapkan akunnya telah dihapus karena melanggar kebijakan platform.
Ia bukan satu-satunya. Pengguna lain mengaku berhasil mendapatkan pekerjaan dengan gaji enam digit dolar AS dari pertemuan di Bumble. Ada juga yang secara terang-terangan mengaku mencocokkan profil dengan orang-orang di bidang karier yang sama, lalu langsung menanyakan apakah perusahaan mereka sedang membuka lowongan.
(hsy/hsy) Add
source on Google