4 Buah Ini Bisa Turunkan Risiko Kanker Usus Besar Menurut Ahli
Daftar Isi
Jakarta, CNBC Indonesia - Mengonsumsi buah secara rutin disebut dapat membantu menurunkan risiko kanker usus besar atau kanker kolorektal. Sejumlah penelitian menunjukkan beberapa jenis buah tertentu memiliki kandungan serat dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan saluran pencernaan.
Menurut data American Cancer Society, kanker usus besar memengaruhi lebih dari 100 ribu orang di Amerika Serikat setiap tahun. Para ahli menyarankan masyarakat mulai memperhatikan pola makan yang lebih sehat, termasuk meningkatkan konsumsi buah.
Dokter spesialis gastroenterologi, Joseph Salhab mengungkapkan, beberapa buah yang dikaitkan dengan penurunan risiko kanker usus besar. Temuan ini merujuk pada studi tahun 2023 yang dipublikasikan dalam World Journal of Gastroenterology.
Berikut empat buah yang disebut dapat membantu menurunkan risiko kanker usus besar, dikutip dari Eating Well, Senin (9/3/2026):
1. Semangka
Semangka bukan hanya menyegarkan, tetapi juga berpotensi menurunkan risiko kanker usus besar hingga 26% jika dikonsumsi secara rutin. Menurut Salhab, semangka mengandung likopen, yaitu antioksidan yang dapat membantu melindungi sel dari kerusakan.
Buah ini juga memiliki kandungan air yang tinggi sehingga membantu menjaga hidrasi tubuh. Hidrasi yang baik diketahui dapat mendukung kesehatan saluran pencernaan dan membantu menjaga keteraturan buang air besar.
2. Apel
Pepatah "satu apel sehari menjauhkan dokter" ternyata tidak sepenuhnya tanpa alasan. Apel kaya akan serat yang baik untuk kesehatan usus, dan konsumsi buah ini dikaitkan dengan penurunan risiko kanker usus besar hingga 25%.
Selain itu, apel juga mengandung polifenol, senyawa yang memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi. Apel mudah dikonsumsi langsung, tetapi juga bisa ditambahkan ke dalam salad, oatmeal, atau dipadukan dengan selai kacang sebagai camilan sehat.
3. Kiwi
Kiwi juga masuk dalam daftar buah yang bermanfaat bagi kesehatan usus. Konsumsi kiwi dikaitkan dengan penurunan risiko kanker kolorektal sekitar 13%.
Buah ini dikenal sebagai sumber serat yang baik untuk pencernaan, sekaligus kaya vitamin C yang mendukung sistem kekebalan tubuh, kesehatan jantung, dan kulit. Kiwi dapat dikonsumsi langsung, dicampurkan dalam salad buah, atau ditambahkan ke yogurt dan granola.
4. Buah Sitrus
Berbagai buah sitrus seperti jeruk, grapefruit, lemon, lime, dan tangerine juga berpotensi menurunkan risiko kanker usus besar. Data penelitian menunjukkan konsumsi buah sitrus yang lebih tinggi dapat menurunkan risiko kanker tersebut sekitar 9%.
Buah sitrus kaya vitamin C, antioksidan yang membantu menetralkan radikal bebas dan berpotensi mengurangi kerusakan DNA. Selain itu, buah ini juga mengandung flavonoid, senyawa polifenol yang dapat membantu melawan peradangan dan mendukung proses penuaan yang sehat.
Pentingnya Pola Makan Sehat
Para ahli menekankan bahwa menjaga kesehatan usus tidak hanya bergantung pada satu jenis makanan. Pola makan yang kaya serat dari buah, sayur, kacang-kacangan, dan biji-bijian juga penting untuk mendukung kesehatan sistem pencernaan.
Meski begitu, dokter menyarankan masyarakat untuk berkonsultasi dengan tenaga medis atau ahli gizi guna mendapatkan pola makan yang sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.
(hsy/hsy) Add
source on Google