Menkes Bongkar 'Kasta' Takjil, Gorengan Paling Bawah

Fergi Nadira,  CNBC Indonesia
24 February 2026 16:45
Menkes Bongkar 'Kasta' Takjil, Gorengan Paling Bawah
Foto: Ilustrasi Gorengan (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membagikan peringkat takjil buka puasa versi dirinya dalam video Instagram program Budi Gemar Sharing (#BGS). Dalam video tersebut, ia mengelompokkan menu berbuka ke dalam empat kategori, mulai dari paling sehat (A) hingga paling tidak sehat (D).

Menkes menyebut kurma sebagai pilihan terbaik untuk berbuka dan menempatkannya di peringkat A. Ini karena kurma mengandung gula alami dan tinggi serat sehingga baik dikonsumsi setelah seharian berpuasa.

"Sudah pasti kurma di peringkat A! Seperti pesan guru ngaji saya dulu berbuka dengan kurma, dan itu sunnah Nabi," kata Menkes dikutip dari reel Instagram @bgsadikin, Selasa (24/2/2026).

Sementara itu, kolak pisang ditempatkan di kategori B atau cukup sehat. Meski ada tambahan gula, kolak dinilai masih mengandung pisang dan ubi yang kaya serat.

Untuk kategori C atau kurang sehat, Menkes memasukkan es buah dan biji salak. Ia menilai es buah kerap didominasi sirup dan susu kental manis dibanding buah aslinya. Biji salak juga dianggap kurang ideal karena kandungan tepung dan gula yang cukup tinggi.

Adapun gorengan serta kue basah seperti selendang mayang masuk kategori D atau paling tidak sehat. Alasannya, makanan tersebut didominasi tepung dan minyak goreng.

"Sudah tahu kan urutannya seperti apa? Jadi kalian tetap mau makan yang ini atau beralih ke yang ini?" ujar Menkes dalam video tersebut sambil menunjuk pilihan takjil.

(hsy/hsy) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Awas Takjil Berbahaya! Ini Ciri Makanan Mengandung Formalin dan Boraks


Most Popular
Features