Ramadan Mubarak atau Ramadan Kareem? Ternyata Ini Beda Artinya

Tim Redaksi, CNBC Indonesia
Kamis, 19/02/2026 16:00 WIB
Foto: Ilustrasi Ramadan ( Ahmed Sabry via Pixabay )

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua kalimat yang paling sering diucapkan pada awal bulan Ramadan adalah "Ramadan Mubarak" dan "Ramadan Kareem". Apa makna sebenarnya dari dua kalimat bahasa Arab tersebut?

Pakar bahasa yang berbasis di Dubai, Khaled Boudemagh, menjelaskan kepada Gulf News bahwa sapaan Ramadan sangat bervariasi tergantung negara dan budaya. "Di Prancis, kami hanya mengatakan Bon Ramadan, yang berarti Selamat Ramadan," jelasnya. Namun, di sejumlah negara lain, dua frasa yang paling banyak digunakan masing-masing memiliki makna dan nuansa yang berbeda.

Ramadan Mubarak, yang artinya "Ramadan yang diberkati," adalah ungkapan formal yang mendoakan penerima agar mendapatkan bulan yang penuh berkah, rahmat, pengampunan, dan pertumbuhan spiritual. Meskipun paling sering diucapkan di awal Ramadan, ungkapan ini dapat digunakan sebagai ucapan hangat sepanjang bulan.


Ramadan Kareem, yang berarti "Ramadan yang murah hati," memiliki nada yang sedikit lebih ringan dan meriah. Ungkapan ini dimaksudkan untuk menghormati semangat kebaikan dan kemurahan hati yang mendefinisikan bulan suci ini. Frasa Ramadan Kareem juga setara dengan mengucapkan selamat Ramadan. Seperti halnya Ramadan Mubarak, ungkapan ini paling tepat diucapkan di awal bulan tetapi dapat digunakan sepanjang bulan.

Sementara itu, ungkapan tradisional dalam bahasa Arab adalah Mubarak Alaikum Al Shahar, yang berarti "semoga bulan ini menjadi bulan yang penuh berkah bagi Anda."

Di akhir bulan suci Ramadan, ungkapan tersebut berubah menjadi Eid Mubarak pada Idul Fitri, yang sering disertai dengan Kul sana' wa antum bikhair, sebagai ucapan selamat tahun baru kepada orang lain.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Intip Perlindungan Maksimal Tinted Sunscreen Finally Found You!