Maskapai Murah Comeback ke Eropa, Terbang ke London Mulai Rp3 Juta
Jakarta, CNBC Indonesia - Maskapai berbiaya rendah jarak jauh, AirAsia X, resmi mengumumkan pembukaan kembali rute penerbangan Eropa ke Kuala Lumpur. Mulai 26 Juni 2026, penumpang bisa terbang dari London menuju Kuala Lumpur dengan satu kali transit di Bahrain.
Penerbangan ini menghubungkan Bandara London Gatwick dengan Kuala Lumpur International Airport melalui Bahrain. Waktu transit di negara Timur Tengah tersebut berkisar 90 menit hingga dua jam, dengan total durasi perjalanan sekitar 16,5 jam.
Melansir Euro News, Rabu (18/2/2026), AirAsia X menawarkan tarif promosi mulai dari 85 euro atau sekitar Rp1,4 juta (asumsi kurs Rp16.500 per euro) untuk sekali jalan. Promo ini berlaku untuk pemesanan sebelum 22 Februari, dengan periode perjalanan 26 Juni hingga 30 November 2026.
Namun, berdasarkan pencarian tiket pada periode tersebut, harga termurah yang tersedia berada di kisaran 185 euro atau sekitar Rp3 jutaan sekali jalan dari London ke Kuala Lumpur.
Sebelumnya, pada pertengahan November lalu, AirAsia X juga telah membuka rute langsung dari Bandara Internasional Sabiha Gökçen di Istanbul menuju Kuala Lumpur dengan waktu tempuh sekitar 10,5 jam.
Dalam pengumuman terbaru, CEO AirAsia yang kini menjabat sebagai CEO Capital A (perusahaan induk AirAsia), Tony Fernandes menyebut Bahrain sebagai pusat strategis baru untuk ekspansi ke Eropa.
Ia menyebut langkah ini sebagai fase penting dalam pertumbuhan AirAsia X berikutnya. Menurutnya, Bahrain memungkinkan konektivitas yang lebih efektif antara Asia, Timur Tengah, dan Eropa, sekaligus membuka peluang pertumbuhan jangka panjang.
"Ke depan, AirAsia X juga berencana memperdalam kerja sama dengan bandara, otoritas pariwisata, dan pelaku industri guna membuka koridor permintaan baru," kata Fernandes.
Hingga saat ini, maskapai belum mengumumkan destinasi Eropa lain yang akan dibuka selanjutnya. AirAsia X saat ini melayani sekitar 150 destinasi, termasuk kota-kota di Australia, China, India, Jepang, Korea Selatan, dan Uzbekistan.
AirAsia X diketahui pernah mengoperasikan penerbangan langsung dari London dan Paris Orly ke Kuala Lumpur. Namun, rute tersebut dihentikan pada 2012.
Kala itu, maskapai menyebut lonjakan harga bahan bakar jet, kenaikan pajak, serta melemahnya permintaan sebagai alasan utama penutupan rute. Bahkan sejak 2014, Fernandes yang saat itu sebagai CEO AirAsia, sudah menyatakan keinginannya untuk menghidupkan kembali rute London.
(hsy/hsy)