Benarkah Daging Kambing Bikin Kolesterol & Darah Tinggi? Cek Faktanya!
Jakarta, CNBC Indonesia - Daging kambing atau domba sering kali dianggap sebagai musuh bagi penderita hipertensi dan kolesterol tinggi. Namun, ternyata di balik reputasi buruk tersebut, daging kambing kaya akan protein dan nutrisi penting.
Mengutip Very Well, daging kambing jika dikonsumsi dalam jumlah sedang yakni tiga porsi per minggu, maka dapat mendukung pola makan yang sehat. Namun, jika dikonsumsi terlalu sering atau dalam jumlah berlebihan, kadar kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL, atau kolesterol jahat) maka tekanan darah dapat meningkat.
Daging Kambing dan Kadar Kolesterol
Perlu diketahui, daging merah, seperti daging domba, dapat memiliki efek positif dan negatif pada kadar kolesterol.
Berikut adalah bukti medis yang ditunjukkan oleh penelitian terkini:
1. Konsumsi daging merah berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol: maka daging merah dalam jumlah sedang umumnya tidak memengaruhi kadar kolesterol. Namun, diet tinggi daging dapat memengaruhi bagaimana tubuh Anda memetabolisme lemak, berpotensi menyebabkan masalah dengan kadar kolesterol.
2. Lemak jenuh pada daging kambing dapat berkontribusi pada LDL tinggi: Daging kambing bisa tinggi lemak jenuh, terutama jika potongan lemak dagingnya tidak dipangkas; potongan yang lebih ramping jauh lebih sehat. Lemak jenuh padat pada suhu ruangan dan dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL.
3. Daging kambing mengandung beberapa asam amino yang bermanfaat: Daging kambing kaya akan lemak tak jenuh tunggal (MUFA) dan lemak tak jenuh ganda omega-3 (PUFA), yang merupakan lemak sehat yang membantu mengelola kadar kolesterol.
4. Dalam sebuah penelitian pada orang dewasa, mengonsumsi tiga porsi daging domba yang diberi makan rumput per minggu selama satu bulan menghasilkan peningkatan kadar kolesterol.
5. Metode memasak juga penting: Menggoreng dapat meningkatkan lemak jenuh dan menambahkan lemak trans, yang dapat memengaruhi kadar kolesterol. Memanggang, membakar, atau memanggang adalah metode yang lebih sehat untuk menyiapkan daging domba.
Cara Daging Kambing Memengaruhi Tekanan Darah
Tekanan darah tinggi (hipertensi) termasuk di antara faktor risiko penyakit jantung, stroke, dan serangan jantung. Meskipun mengandung nutrisi dan lemak yang menyehatkan jantung, daging domba dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, terutama jika dikonsumsi secara sering.
Pengaruhnya terhadap tekanan darah bergantung pada cara pengolahannya dan seberapa banyak yang dikonsumsi.
Lemak jenuh dalam daging domba dapat meningkatkan tekanan darah melalui pengaruhnya terhadap kadar kolesterol darah. Seiring waktu, kadar kolesterol tinggi menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah, yang menyebabkan penyempitan (kondisi yang disebut aterosklerosis) dan meningkatkan tekanan darah.
(hsy/hsy)