3 Ikan Paling Buruk untuk Kesehatan, Ada yang Favorit Warga RI

Fergi Nadira,  CNBC Indonesia
07 January 2026 07:00
Harun petugas PPSU mengecek lele yang di budidayakan di Kolong Tol Becakayu, Jakarta Timur, Selasa, 2 Februari 2020. Memanfaatkan lahan kosong di kolong Tol Becakayu Harun bersama warga kelurahan Cipinang Melayu membuat sejumlah kolam dengan bak yang berisi 70 kg lele. Harun bersama warga rutin memberikan pakan  ke lele lele tersebut. Budidaya lele tersebut dengan metode kolam bioflok. Dia mengatakan budidaya ikan lele sistem bioflok adalah suatu sistem pemeliharaan ikan dengan cara menumbuhkan mikroorganisme yang berfungsi mengolah limbah budi daya itu sendiri menjadi gumpalan-gumpalan kecil yang bermanfaat sebagai makanan alami ikan. Hasil panenya ia jual ke warga dengan harga Rp 25 ribu/kg.  (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)
Foto: Budidaya Lele di bawah kolong tol Becakayu (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Mulai dari sarden hingga makarel, ikan memiliki banyak manfaat, mulai dari sumber protein, lemak sehat hingga asam omega-3. Itu semua bisa berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung, otak, dan sistem metabolisme.

Namun, tidak semua jenis ikan memberikan manfaat yang sama. Ahli gizi terdaftar Julia Zumpano, RD, LD, membagikan daftar tiga ikan terbaik untuk kesehatan serta tiga jenis ikan yang sebaiknya dibatasi konsumsinya.

3 Ikan Paling Sehat

Berikut adalah tiga ikan paling sehat bagi kesehatan:

1. Sarden

"Sarden adalah pilihan yang sangat baik," kata Zumpano dikutip daro Cleveland Clinic, Rabu (7/1/2026).

Ikan kecil ini mengandung sekitar 2 gram omega-3 per 85 gram sajian, salah satu yang tertinggi dibanding jenis ikan lain, sekaligus memiliki kadar merkuri yang sangat rendah. Sarden juga kaya kalsium dan vitamin D, nutrisi penting untuk kesehatan tulang.

Selain itu, sarden termasuk ikan yang relatif ramah lingkungan dan aman dikonsumsi oleh ibu hamil serta menyusui. Untuk penyajian, sarden bisa disantap dengan perasan lemon dan minyak zaitun, ditambahkan tomat dan rempah Italia, atau dijadikan topping biskuit gandum sebagai camilan sehat.

2. Ikan Herring

Herring merupakan ikan berlemak yang mengandung sekitar 1,5 gram omega-3 per sajian. Kandungan omega-3-nya bahkan lebih tinggi dibandingkan salmon dan tuna.

Keunggulan lainnya, herring memiliki kadar merkuri lebih rendah dibanding banyak ikan berlemak lain.

"Cobalah disajikan dingin dengan bumbu ringan berupa cuka anggur putih, bawang merah, dan dill," kata Zumpano. "Pilihan popular lainnya adalah memadukan herring dengan mustard dan dill," imbuhnya.

3. Makarel (ikan kembung)

Makarel Atlantik dan makarel Alaska mengandung omega-3 tinggi serta rendah merkuri. Namun, makarel jenis king mackerel dan Spanish mackerel sebaiknya dibatasi karena kadar merkurinya lebih tinggi.

"Cobalah memanggang atau rebus ikan kembung untuk ditambahkan salad atau disajikan dengan sayuran panggang," ungkap Zumpano.

3 Ikan yang Sebaiknya Dibatasi

Sementara itu, pikirkan dua kali sebelum memesan ikan-ikan populer ini:

1. Tilapia

Meski menjadi sumber protein tanpa lemak, tilapia sangat rendah omega-3. Jika memilih ikan untuk manfaat kesehatan, sebaiknya utamakan jenis yang tinggi omega-3.

2. Tuna

Tuna segar memang mengandung omega-3, tetapi konsumsi tuna yang tinggi, terutama dalam bentuk sushi, meningkatkan risiko paparan merkuri. Paparan merkuri berlebih dapat menyebabkan gangguan kognitif dan masalah kesehatan lainnya.

Tuna kaleng, khususnya albacore, juga cenderung tinggi merkuri kecuali berasal dari produsen yang melakukan uji kandungan merkuri pada setiap kemasan.

3. Lele

Sebagian besar lele dibudidayakan di perairan tercemar serta berisiko mengandung bahan kimia dan antibiotik berbahaya. Jika ingin mengkonsumsi lele, pilih lele yang dibudidayakan sendiri.

Tips Memilih Ikan

Saat membeli ikan, pilih jenis yang tinggi omega-3, rendah merkuri, berasal dari sumber yang aman dan berkelanjutan dan untuk ikan kaleng, pastikan kemasannya bebas BPA.

(hsy/hsy)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article 5 Makanan yang Mengandung Omega-3 Lebih Banyak dari Salmon


Most Popular
Features