4 Makanan Ini Biang Kerok Kolesterol Naik Gila-gilaan, Cek!

Lifestyle - Verda Nano Setiawan, CNBC Indonesia
12 March 2023 17:00
An elderly woman gets her blood tested during a drive to provide medical check-ups for hypertension, cholesterol and diabetes at an integrated services post in Banda Aceh on December 15, 2021. (Photo by CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP) (Photo by CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP via Getty Images) Foto: AFP via Getty Images/CHAIDEER MAHYUDDIN

Jakarta, CNBC Indonesia - Kolesterol saat ini tidak hanya menyerang pada mereka yang sudah berusia lanjut, namun juga pada mereka yang berusia masih muda. Kolesterol sendiri pada dasarnya disebabkan adanya gaya hidup yang tidak sehat dan makanan tinggi lemak.

Lalu apa saja jenis makanan yang perlu dihindari agar kolesterol tidak melonjak tinggi? Berikut penjelasan dari ahli jantung Elizabeth Klodas yang juga penulis "Slay the Giant: The Power of Prevention in Defeating Heart Diseaseā€³

1. Semua makanan yang digoreng

Berbagai makanan yang digoreng, apalagi digoreng hingga kering, mengandung kolesterol tinggi sehingga harus dihindari. Makanan yang digoreng mengandung banyak kalori dan lemak trans yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Selain itu, konsumsi goreng-gorengan terlalu sering juga dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, obesitas, dan diabetes.

Alternatif makanan bagi Anda yang suka goreng-gorengan: kentang, kale, atau brokoli yang dipanggang hingga garing. Atau, Anda dapat berinvestasi menggunakan air fryer, yang menggunakan lebih sedikit minyak.

2. Makanan yang dipanggang

Biskuit, cake, dan kue kering yang diproduksi secara massal seringkali padat kalori, rendah nutrisi, dan mengandung banyak lemak (terutama lemak jenuh seperti mentega) dan gula. Semua ini adalah penyebab kolesterol tinggi.

Ganti dengan makanan yang dipanggang di rumah, dan atur jumlah dan jenis lemak dan gula yang Anda gunakan.

3. Daging merah

Daging merah dalam bentuk apapun seperti iga, steak, daging giling sebaiknya dihindari. Anda bisa menggantinya dengan daging tanpa lemak dalam jumlah kecil.

Sebagai ganti untuk mendapatkan protein, Anda bisa beralih ke daging unggas tanpa lemak, ikan, dan kacang-kacangan. Perlu diingat, unggas juga mengandung lemak jenuh, jadi menghindari daging merah tidak berarti Anda bisa makan ayam secara berlebihan.

Jika Anda memiliki kolesterol tinggi, alternatif protein tanpa lemak yang lezat lainnya adalah ikan berdaging putih seperti ikan tuna dan kakap.

4. Daging olahan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan daging olahan sebagai karsinogen, yakni zat yang dapat menyebabkan penyakit kanker.

Daging olahan seperti sosis, bakso, hot dog, salami dan bacon juga mengandung sodium tinggi dan lemak jenuh. Biasanya daging olahan bersumber dari potongan daging sapi atau ayam yang berlemak.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sering Makan Telur Bikin Kolesterol Tinggi, Mitos atau Fakta?


(fab/fab)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading