Bikin Heboh, Ini Babak Baru 'Rebutan' Saham SM Entertainment

Lifestyle - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
04 March 2023 22:10
Ilustrasi Hybe dan SM Entertainment Foto: Ilustrasi Hybe dan SM Entertainment

Jakarta, CNBC Indonesia - Pengadilan Korea Selatan (Korsel) pada Jumat (4/3) mengabulkan perintah atau injunction yang diajukan oleh pendiri SM Entertainment, Lee Soo-man, terhadap akuisisi saham SM oleh Kakao Corp. Ini jadi babak baru hari-hari penuh kehebohan akibat aksi korporasi yang menyangkut raksasa agensi industri hiburan di Korsel ini. 

Keputusan ini disebut akan berpotensi membuka jalan bagi pengambilalihan penuh SM oleh HYBE, yang telah lebih dahulu membeli saham milik Lee Soo-man. 

Lee mengatakan dalam sebuah pernyataan, dia telah menghabiskan dua tahun terakhir mencari produser terbaik untuk mengambil alih SM setelah kepergiannya.

"Bagiku, 'The Best' adalah HYBE. Meski mereka bersaing dengan SM, kesuksesan BTS adalah kebanggaan semua orang," kata Lee, dikutip dari Reuters, Sabtu (4/3/2023).

Beberapa waktu yang lalu, Kakao mendadak menjadi pemegang saham terbesar kedua setelah mengakuisisi 9,05% saham agensi yang menjadi rumah bagi beberapa grup K-Pop seperti EXO, NCT, dan SHINee  itu.

Langkah Kakao membuat Lee Soo Man geram, menyebutnya sebagai tindakan ilegal.

Sontak berita 'perebutan' saham SM Enteretainment ini memicu kehebohan di dunia maya, Twitter. Warganet yang mengklaim sebagai fans artis SM Entertainment dan HYBE pun 'perang' cuitan di media sosial. 

Tak butuh waktu lama ia mengambil tindakan hukum terhadap SM Entertainment karena melanggar Undang-Undang Komersial dengan secara ilegal menerbitkan saham baru perusahaan dan obligasi konversi tanpa persetujuan dari pemegang saham utama, yakni dirinya sendiri.

Ia mengajukan perintah pengadilan pada awal Februari untuk memblokir akuisisi Kakao atas saham SM melalui kesepakatan senilai 217,2 miliar won.

Setelah ramai Kakao membeli SM, tak lama kemudian di bulan yang sama, HYBE, agensi yang menaungi kpop grup BTS, mengonfirmasi akuisisi mereka atas 14,8% saham SM Entertainment dari Lee Soo Man seharga 422,8 miliar won (sekitar Rp 5 triliun).

Sebelum akuisisi HYBE, Lee Soo Man adalah pemegang saham terbesar SM Entertainment dengan 18,46% saham.

HYBE masih berusaha memperoleh hingga 25% lebih banyak saham melalui penawaran tender untuk mengambil kendali manajemen agensi. Langkah ini dinilai para analis akan membantu agensi tersebut mendiversifikasi aliran pendapatan.

HYBE mengatakan hasil penawaran tender tidak akan diungkapkan hingga 6 Maret.

Saham SM ditutup naik 1% pada 129.200 won pada hari Jumat sebelum putusan pengadilan. Saham telah diperdagangkan di atas harga penawaran tender HYBE sebesar 120.000 won sejak pertengahan bulan lalu di tengah pertarungan pengambilalihan antara HYBE dan aliansi SM-Kakao.

Lee Soo-man (WireImage/Han Myung-Gu)Foto: Lee Soo-man (WireImage/Han Myung-Gu)
Lee Soo-man (WireImage/Han Myung-Gu)

Setelah putusan pengadilan, Lee Soo Man membagikan pandangannya dalam sebuah surat. Dalam suratnya, ia melihat kembali perjalanan karir yang telah ia buat dengan SM Entertainment dan merinci keputusannya untuk bekerja dengan HYBE.

Dikutip dari Soompi, Sabtu (4/3/2023), pria yang dikenal sebagai pencetus 'Hallyu Wave' hingga K-Pop kini mendominasi berbagai segmen industri hiburan dunia ini mengatakan, Bang Si Hyuk, pendiri HYBE telah sukses menciptakan BTS sebagai pemecah rekor.

"Saya merasa dia memperlakukan artisnya dengan kasih sayang yang sama seperti saya. Inilah alasan keputusan saya, yang membuat banyak orang penasaran. Saat saya menyelesaikan bagian pertama hidup saya di SM, saya sekarang beralih ke bagian kedua. Berikutnya saya adalah tempat di mana teknologi bertemu dengan budaya," kata Lee Soo-man.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sah! Kakao Caplok SM Entertainment, Label BTS Mundur


(dce)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading