Kemenkes Ungkap Covid-19 RI Masih Level 1 Transmisi Kelompok

Lifestyle - linda hasibuan, CNBC Indonesia
03 December 2022 21:45
Pengunjung melakukan pemeriksaan test Covid-19 di salah satu Lab test Covid-19 di kawasan Cilandak, Jakarta, Kamis (11/11/2022). (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki) Foto: Pengunjung melakukan pemeriksaan test Covid-19 di salah satu Lab test Covid-19 di kawasan Cilandak, Jakarta, Kamis (11/11/2022). (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merilis, Indonesia masih berada di level 1 transmisi komunitas atau penularan dalam kelompok. Ini menyusul kenaikan kasus Covid-19 di RI imbas subvarian Omicron XBB.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Muhammad Syahril mengungkapkan dalam satu minggu terakhir tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan, yang disertai penurunan tren perawatan di rumah sakit.

"Dalam tujuh hari terakhir rata-rata 5025 dan hari kemarin 1 Desember 4.977, terjadi penurunan 21,2 persen," ujar Syahril dalam keterangan resmi, Sabtu (3/12/2022).

"Demikian halnya dengan kasus kematian, dalam satu minggu terakhir rata-rata per hari 46 dengan CFR masih 2,4 persen. Rawat inap di rumah sakit, BOR ada 10,9 persen, dan 1 Desember 2022 sebanyak 6.352. total yang dirawat yang rata-rata satu minggu terakhir per harinya 6.800 dengan BOR rata-rata 11,6 persen," tambahnya.

Kasus Covid-19 RI Hari Turun Lagi

Sementara itu, Satgas PenangananCovid-19 mencatat, 

kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia hari ini, Sabtu (3/12/2022) tercatat sebanyak 3.655 orang, dengan kasus meninggal ada 32 orang.

Di mana, 86 orang diantaranya adalah pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), sedangkan 3.569 lainnya kasus transmisi lokal.

Provinsi DKI Jakarta masih melaporkan kasus terbanyak dengan 1.441 konfirmasi positif.

Namun korban meninggal terbanyak dilaporkan terjadi di Jawa Tengah dengan 9 kasus dan Jawa Timur 6 kasus.

Angka kasus positif hari ini turun dibandingkan kemarin, Jumat (2/12/2022) dengan jumlah kasus konfirmasi positif mencapai 4.179 dengan korban meninggal 37 orang.

Per hari ini, sudah 203.707.513 orang di Indonesia mendapatkan vaksin Covid-19 suntikan pertama, dari sasaran 234.666.020 orang.

Tercatat, sudah 66.938.549 orang mendapatkan suntikan ketiga alias booster pertama. Dan, 885.695 orang suntikan kedua alias booster kedua.

Tren Rawat Inap

Lebih lanjut dijabarkan, tren rawat inap di ruang isolasi per 1 Desember 2022 mengalami penurunan sebanyak 5,76 persen. Data terakhir kemarin, terdapat 5.750 pasien dirawat. Sementara sebelumnya pada data pekan lalu, ada sebanyak 6.152 pasien.

Kemudian perihal tren perawatan di ruang intensif, kasus harian yang dirawat ada sebanyak 602, dan harian dalam sepekan terakhir sebanyak 649. Artinya, terjadi penurunan 5,61 persen.

Meskipun terjadi penurunan kasus COVID-19, namun angka kematian akibat Covid-19 mengalami fluktuasi. Dari rata-rata mingguan sebanyak 46 orang, terjadi kenaikan sebanyak 54 orang pada 1 Desember 2022, diiringi dengan peningkatan positivity rate.

Kasus Covid-19 kini didominasi di Pulau Jawa dan Bali dengan proporsi kasus mencapai 90,63 persen. Sementara itu, proporsi kasus di luar pulau Jawa dan Bali sebesar 9,3 persen.

Terhitung dalam periode 4 Oktober-21 November 2022, terdapat 17.442 pasien COVID-19 dirawat di rumah sakit dengan gejala sedang hingga kritis. Dimana 71 persen di antaranya belum mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 booster.

Sebanyak 2.449 pasien meninggal dunia pada periode yang sama, dimana 82 persen diantaranya juga belum mendapatkan vaksin booster COVID-19. Kematian tertinggi pada kelompok lanjut usia (lansia) dan 50 persennya belum mendapatkan vaksinasi.

Pihaknya meminta semua pihak untuk bekerja bersama sama untuk mempercepat Indonesia mencapai akhir pandemi, salah satunya dengan bahu membahu meningkatkan cakupan vaksinasi COVID-19.

"Upaya vaksinasi menjadi bagian upaya atau strategi kita dalam mencapai atau menuju berakhirnya pandemic COVID-19," paparnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Waspadai Gejala Covid Omicron BA.5 yang Muncul di Malam Hari


(dce/dce)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading