Bola Piala Dunia Ternyata Buatan Madiun, Ini Keistimewaannya

Lifestyle - Rindi Salsabilla, CNBC Indonesia
23 November 2022 16:20
ISTANBUL, TURKIYE- NOVEMBER 12: The giant version of the FIFA World Cup Qatar 2022 Official Match Ball Al Rihla has started to be exhibited in Turkey on November 12, 2022 in İstanbul, Türkiye. The giant Al Rihla ball, with a weight of 280 kilograms and a height of 3 meters, exhibited in Istanbul Beşiktaş Square, starts the countdown for the FIFA World Cup by meeting with the fans. (Photo by Hakan Akgun/ dia images via Getty Images) Foto: dia images via Getty Images/dia images

Jakarta, CNBC Indonesia - Bola yang digunakan dalam turnamen Piala Dunia 2022 di Qatar ternyata buatan Indonesia. Produsen bola tersebut berada di Madiun, Jawa Timur. 

Bola untuk Piala Dunia 2022 Qatar dijuluki "Al Rihla" yang berarti perjalanan. 

Menurut situs Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Adidas mempercayakan Global Way Indonesia untuk memproduksi bola tersebut. Perusahaan ini telah mengekspor bolanya ke Uni Emirat Arab, Jerman, Inggris, Amerika Serikat, dan Brasil. 

Mengutip laman resmi FIFA, warna cerah yang tercetak di bola Al Rihla terinspirasi oleh budaya, arsitektur, kapal ikonik, dan bendera Qatar. Bola ini juga didesain ramping sehingga menghadirkan akurasi dan stabilitas ketika melayang di udara.

Mason Mount dari Inggris dan Alireza Jahanbakhsh dari Iran selama pertandingan Grup B Piala Dunia FIFA Qatar 2022 antara Inggris dan IR Iran di Stadion Internasional Khalifa pada 21 November 2022 di Doha, Qatar. (Visionhaus/Getty Images/Visionhaus)Foto: Mason Mount dari Inggris dan Alireza Jahanbakhsh dari Iran selama pertandingan Grup B Piala Dunia FIFA Qatar 2022 antara Inggris dan IR Iran di Stadion Internasional Khalifa pada 21 November 2022 di Doha, Qatar. (Visionhaus/Getty Images/Visionhaus)

FIFA tidak menyebut di mana Adidas memproduksi Al Rihla, namun laporan Bloomberg menyebut bahwa kemungkinan bola yang digunakan untuk turnamen diproduksi di Sialkot, sebuah desa di Pakistan yang dekat perbatasan Kashmir. Lebih dari dua pertiga bola sepak dunia dibuat di salah satu dari 1.000 pabrik di kota itu, termasuk Adidas Al Rihla, bola resmi Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar. 

Profesor fisika di University of Lynchburg, John Eric Goff, yang mempelajari fisika olahraga mengatakan bahwa desain Al Rihla membuat bola ini memiliki aerodinamika tinggi.

"Di antara tembakan ke gawang, tendangan bebas, dan operan panjang, banyak momen penting dalam pertandingan sepak bola terjadi saat bola berada di udara. Jadi salah satu karakteristik terpenting dari sebuah bola sepak adalah bagaimana bola bergerak di udara," kata Goff, dikutip dari The Conversation, Rabu (23/11/2022).

Saat menghitung seberapa besar gaya yang diberikan udara bergerak pada benda bergerak atau tarikan, fisikawan menggunakan istilah 'koefisien tarikan'. Dalam kecepatan tertentu, semakin tinggi koefisien tarikan maka semakin terasa tarikan suatu objek.

Ketika membuat bola sepak yang bagus, kecepatan transisi aliran udara dari turbulen ke laminar sangatlah penting. Sebab, saat transisi itu terjadi, sebuah bola mulai melambat secara dramatis. Jika aliran laminar dimulai pada kecepatan yang terlalu tinggi, bola mulai melambat jauh lebih cepat daripada bola yang mempertahankan aliran turbulen lebih lama.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Aturan Nonton Piala Dunia Qatar, dari Alkohol sampai Busana


(hsy/hsy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading