5 Ibu Negara Paling Korup, Dulu di Istana Kini di Penjara

Lifestyle - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
07 November 2022 10:56
Imelda Marcos (Getty Images/Ezra Acayan) Foto: Imelda Marcos (Getty Images/Ezra Acayan)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ibu negara biasanya terkenal dengan sosok yang karismatik dan inspiratif. Namun ternyata ada sejumlah ibu negara atau pasangan dari presiden memiliki gaya hidup konsumtif, mewah, dan glamor.

Sebagian dari mereka juga terkenal memiliki gaya hidup glamor hingga terseret kasus korupsi. Berikut ini adalah 5 daftar ibu negara paling korup di dunia:


1. Rosmah Mansor, Malaysia

Rosmah Mansor, wife of Malaysia's former Prime Minister Najib Razak, leaves a court in Kuala Lumpur, Malaysia October 4, 2018. REUTERS/Lai Seng SinFoto: Istri mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak Rosmah Mansor, meninggalkan pengadilan di Kuala Lumpur, Malaysia (REUTERS/Lai Seng Sin)

Rosmah Mansor merupakan istri Najib Razak, mantan perdana menteri Malaysia. Ia menyandang status sebagai Ibu Negara Malaysia mulai 3 April 2009 hingga 10 Mei 2018.

Rosmah menyusul suaminya Najib Razak yang telah lebih dulu masuk penjara dengan vonis 12 tahun atas kasus korupsi terbesar di negara tersebut. 

Pada 1 September lalu, Rosmah dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dan denda RM970 juta (US$216 juta) atas kejahatan yang dilakukannya. Perempuan berusia 70 tahun itu dinyatakan bersalah karena meminta dan menerima suap sebesar 194 juta ringgit atau setara Rp 643 miliar sebagai imbalan untuk membantu kontrak pemerintah 1,25 miliar ringgit (Rp 4,1 triliun) untuk memasok energi ke sekolah-sekolah pedesaan di negara bagian Sarawak.

Rosmah Mansur diketahui memiliki gaya hidup glamor karena gemar mengoleksi tas mahal hingga berlian. Ia dilaporkan memiliki koleksi 500 tas Hermes dan 12.000 perhiasan.

Media setempat melaporkan, saat otoritas Malaysia melakukan penggeledahan terkait kasus korupsi yang melibatkan sang mantan ibu negara, tas tangan milik Rosmah Mansor diangkut dengan lima truk polisi.

2. Imelda Marcos, Filipina

FILE - Ferdinand Marcos, with his wife Imelda at his side and Ferdinand Marcos Jr., far right, gestures strongly from the balcony of Malacanang Palace on Feb. 25, 1986 in Manila, just after taking the oath of office as president of the Philippines. Marcos Jr., son of the late dictator and his running mate Sara, who is the daughter of the outgoing President Rodrigo Duterte, are leading pre-election surveys despite his family's history. (AP Photo/Bullit Marquez, File)Foto: AP/Alberto Marquez
FILE - Ferdinand Marcos, with his wife Imelda at his side and Ferdinand Marcos Jr., far right, gestures strongly from the balcony of Malacanang Palace on Feb. 25, 1986 in Manila, just after taking the oath of office as president of the Philippines. Marcos Jr., son of the late dictator and his running mate Sara, who is the daughter of the outgoing President Rodrigo Duterte, are leading pre-election surveys despite his family's history. (AP Photo/Bullit Marquez, File)

Imelda Romualdez Marcos adalah seorang politisi Filipina yang menjabat sebagai Ibu Negara Filipina dari tahun 1965 hingga 1986. Sebagai ibu negara, Imelda memegang kekuasaan politik yang signifikan selama kediktatoran suaminya, presiden ke-10 Ferdinand Marcos.

Lahir pada 30 Desember 1965 hingga 25 Februari 1986, Imelda Marcos terkenal memiliki gaya hidup yang glamor saat rakyat Filipina menderita kemiskinan. Selama pemerintahan suaminya, masa itu dipenuhi kasus korupsi, penculikan, dan pembunuhan terhadap lawan-lawan politiknya. Akhirnya pada 1986 Ferdinand Marcos dipaksa turun dari jabatannya oleh aksi protes lebih dari 1 juta warga yang dikenal dengan Revolusi Kekuatan Rakyat.

Imelda Marcos terkenal dengan koleksi barang mewah yang bernilai sangat fantastis mulai dari koleksi tas, jam tangan, perhiasan, sepatu, mobil mewah, dan lainnya.

Menurut jurnalis surat kabar People, Roger Wolmuth, Imelda selalu menghabiskan jutaan dolar setiap jalan-jalan ke luar negeri. "Ia membeli seprei seharga US$10.340, piranti makan seharga US$43.370, serbet seharga US$19.400," tulis Walmoth.

Tidak hanya itu, dia diketahui pernah berlibur ke New York dan membeli gedung pencakar langit Woolworth Story setinggi 66 lantai Herald Centre senilai USD60 juta (Rp800 miliar).

3. Sara Netanyahu, Israel

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan istrinya Sara bereaksi ketika mereka berdiri di atas panggung setelah pengumuman jajak pendapat keluar dalam pemilihan parlemen Israel di markas besar partai di Tel Aviv, Israel 10 April 2019. (REUTERS / Ammar Awad)Foto: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan istrinya Sara bereaksi ketika mereka berdiri di atas panggung setelah pengumuman jajak pendapat keluar dalam pemilihan parlemen Israel di markas besar partai di Tel Aviv, Israel 10 April 2019. (REUTERS / Ammar Awad)

Sara Netanyahu adalah istri Benjamin Netanyahu, mantan Perdana Menteri Israel. Dia adalah Ibu Negara Israel pada 31 Maret 2009 hingga 13 Juni 2021.

Pada Juni 2018, Sara Netanyahu pertama kali didakwa atas kasus penipuan pelanggaran kepercayaan karena menyalahgunakan uang negara untuk membayar makanan senilai US$ 100 ribu dengan alasan tidak ada makanan yang tersedia di rumah dinas perdana menteri.

Selain itu, Sara Netanyahu didenda 10 ribu shekel (Rp39,7 juta), harus mengembalikan uang negara sebesar 45.000 shekel (Rp178,7 juta), kemudian Sara akan mengembalikan uang itu dalam sembilan kali cicilan.

4. Rosa Elena Bonilla de Lobo, Honduras

Rosa Elena Bonilla de Lobo adalah istri dari seorang mantan presiden Honduras, Porfirio Lobo Sosa. Sang suami berhasil menjadi presiden lewat kudeta militer yang pada saat itu berhasil menggulingkan Presiden Manuel Zelaya.

Pada September lalu, Rosa dijatuhi hukuman 14 tahun penjara karena terbukti melakukan korupsi.

Dia menggelapkan lebih dari US$1 juta dana pemerintah sepanjang 2010 hingga 2014, ketika suaminya Porfirio Lobo menjadi presiden. Tahun lalu, pemerintah Amerika Serikat melarang mantan presiden Lobo memasuki negara itu karena tuduhan perdagangan narkoba.

5. Grace Mugabe, Zimbabwe

Bernama lengkap Grace Ntombizodwa Mugabe, dia adalah istri dari mantan presiden Zimbabwe, yakni Robert Mugabe.

Grace termasuk satu di antara setidaknya 132 orang yang dituduh melakukan transaksi ilegal di tanah negara.

Grace memiliki reputasi sebagai ibu negara yang memiliki gaya hidup mewah, saat Zimbabwe sedang berada di bawah garis kemiskinan akibat hiperinflasi krisis ekonomi. Kala itu, nilai mata uang di sana seperti tidak bernilai karena US$1 sama dengan 35 Kuadriliun (ZWR 35.000.000.000.000.000) atau 35.000 triliun dolar Zimbabwe.


[Gambas:Video CNBC]

(hsy/hsy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading