65% UMKM RI Dikelola Perempuan, Tapi Ini Masalahnya...

Lifestyle - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
22 September 2022 19:14
BRI (Dok.BRI) Foto: Ilustrasi UMKM (Dok.BRI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pada 2021, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan 64,5% UMKM dikelola oleh perempuan. Meski demikian, para pengusaha perempuan ini masih dihadapkan pada sejumlah tantangan yang membuat bisnis mereka sulit berkembang. 

Samira Shihab, founder Stellar Women, mengatakan tantangan yang banyak dihadapi para pebisnis perempuan mulai dari permodalan, akses pengembangan keterampilan, tata kelola perusahaan, pemasaran, hingga stigma sosial yang bisa menghambat bisnis mereka bertumbuh.

Melihat hal ini, lewat platform komunitas Stellar Women dan Tjufoo sebagai brand aggregator yang fokus pada pasar Indonesia, dia menghadirkan AKSI Perempuan sebagai upaya mendorong kesetaraan peluang dan kesempatan bagi womenpreneur dalam memperkuat fundamental bisnis mereka.


"Kami berharap program ini dapat lebih mengembangkan kewirausahaan perempuan yang membuka peluang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia dan menginspirasi banyak perempuan lainnya untuk mengambil langkah berani dalam dunia bisnis," kata Samira Shihab, Founder Stellar Women saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (22/9/2022).

Stellar Women (CNBC Indonesia/Linda Hasibuan)Foto: Stellar Women (CNBC Indonesia/Linda Hasibuan)
Stellar Women (CNBC Indonesia/Linda Hasibuan)

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa AKSI Perempuan menyasar womenpreneur untuk memimpin bisnis mereka ke level selanjutnya. Aksi ini juga dirancang agar para pebisnis perempuan mampu merancang strategi bisnis yang kuat untuk menjawab berbagai tantangan.

Tidak hanya itu, program ini juga diharapkan dapat lebih mengembangkan kewirausahaan perempuan dan membuka peluang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia dan menginspirasi banyak perempuan lainnya untuk mengambil langkah berani dalam dunia bisnis.

Senada dengan hal tersebut, Co-Founder & Chief Executive Officer Tjufoo, TJ Tham, menyampaikan AKSI Perempuan menawarkan pendekatan holistik dan support system untuk mendampingi womenpreneur bertumbuh.

Tahap pertama program inkubasi bisnis AKSI Perempuan dimulai dengan kegiatan bootcamp yang diselenggarakan pada 1-2 Oktober 2022 untuk seluruh bisnis yang mendaftar. Tjufoo dan Stellar Women menargetkan 5.000 womenpreneur dapat bergabung dalam AKSI Perempuan dan mengakselerasi pertumbuhan bisnisnya.

Selanjutnya, 10 bisnis dengan potensi terbaik akan mendapat panduan lebih komprehensif selama proses inkubasi serta kesempatan pendanaan dengan total miliaran rupiah.


[Gambas:Video CNBC]

(hsy/hsy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Baca Juga
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading