Ini Alasan Suhu di Ruangan Operasi Dibuat Sangat Dingin

Lifestyle - linda hasibuan, CNBC Indonesia
17 September 2022 21:20
Ventilator Pernapasan. (Istock/sturti) Foto: ilustrasi penanganan pasien / Ventilator Pernapasan. (Istock/sturti)

Jakarta, CNBC Indonesia - Mungkin banyak yang bertanya-tanya mengapa ruangan operasi di rumah sakit selalu bersuhu dingin. Padahal rumah sakit merupakan tempat orang menjalani perawatan atau berobat.

Bukan tanpa sebab, dalam dunia kedokteran, suhu sangat dingin bisa menjadi penyelamat untuk kondisi penyakit tertentu seperti sakit kepala hingga masalah jantung. Untuk itu, suhu ruangan yang dingin memang dibutuhkan rumah sakit.

Umumnya, ruang operasi di set positive pressure alias tekanannya lebih tinggi dari luar agar tidak ada kontaminan masuk ruangan. Sehingga udara justru mengalir keluar dari ruang operasi dan bukan ke dalam.


Ini bisa dicapai dengan mendinginkan ruang hingga densitas udaranya lebih tinggi daripada di luar ruangan.

Rata-rata rumah sakit khususnya rumah sakit besar atau rumah sakit swasta besar menggunakan sistem tata udara yang baik supaya suhu udara di dalam cukup stabil.

Tata udara yang baik tentu membuat lingkungan di dalam rumah sakit tetap aman dan bersih bagi para pasien yang datang juga untuk para tenaga kesehatan dan karyawan rumah sakit saat bekerja.

Selain itu, udara ruang operasi yang dingin dibuat agar para staf medis tidak kegerahan. Jika mereka merasa gerah, fokus mereka akan terganggu karena merasa tidak nyaman.

Tidaklah heran, jika WHO merekomendasikan temperatur ruang bersalin yang ideal yakni 25-28 derajat Celcius.


[Gambas:Video CNBC]

(dce)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading