5 Raja Terkaya di Dunia Sepanjang Masa, Hartanya Unlimited!

Lifestyle - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
17 September 2022 20:50
ULAANBAATAR, MONGOLIA - APRIL 04: A view from the statue of Genghis Khan in Ulaanbaatar, Mongolia on April 04, 2022. Mongolia is among the countries that tourists from all over the world wonder about with its steppes. One of the first stopovers for those who come to this geography is the capital city of Ulan Bator. The 40-meter-high Genghis Khan Statue, located in the Tsonjin-Boldog region, an hour away from the capital, attracts the attention of visitors. Visitors to the monument made of stainless steel can take the elevator to the upper part of the statue. (Photo by Sergen Sezgin/Anadolu Agency via Getty Images) Foto: Ilustrasi Genghis Khan (Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saat ini, konglomerat terkaya dunia diduduki oleh bos Tesla, Elon Musk. Namun, sebelumnya pernah ada orang yang jauh lebih kaya darinya bahkan dengan kekayaan tidak terhingga, yang ternyata adalah raja-raja di dunia pada zamannya. Berikut catatan orang terkaya sepanjang sejarah:

1. Genghis Khan

Genghis khan yang memiliki nama asli Temujin merupakan seorang pemimpin atau Raja Mongol yang berkuasa hingga akhir hidupnya di tahun 1227. Di masa pemerintahannya, Kekaisaran Mongol mencapai puncak kejayaan.

Genghis Khan berhasil menaklukkan wilayah Eurasia yang meliputi Korea, China, Rusia, Eropa Timur, Persia, Asia Tenggara, hingga Timur Tengah. Dengan wilayah kekuasaan seukuran Afrika, Kaisar Mongol ini ditaksir memiliki kekayaan hingga USD100 triliun.


2. Kaisar Shenzong

Raja terkaya sepanjang sejarah selanjutnya adalah Kaisar Shenzong yang merupakan kaisar China pada masa Dinasti Song. Sang kaisar berhasil membawa China menguasai perekonomian dunia. Pada masa pemerintahannya di tahun 1067 hingga 1085, Kaisar Shenzong sukses menguasai 25 hingga 30 persen perekonomian dunia.

Jumlah kekayaannya digadang-gadang lebih dari USD30 triliun. Dia pintar dalam menerapkan sistem kebijakan ekonomi seperti pemungutan pajak dan membangun kesejahteraan rakyatnya.

Selain itu, kemajuan Dinasti Song dalam sektor ekonomi juga dibuktikan dengan pencetakan uang kertas pertama di dunia. Hal itulah yang membuat Dinasti Song memegang peranan perekonomian terkuat selama 319 tahun pemerintahannya, yaitu dari tahun 960 hingga 1279.

Spain/Catalonia: Mansa Musa, King of Mali, holding a sceptre and a piece of gold as represented in the Catalan Atlas, by the Jewish illustrator Cresques Abraham, 1375. (Photo by: Pictures from History/Universal Images Group via Getty Images)Foto: Pictures from History/Universal /Pictures from History
Spain/Catalonia: Mansa Musa, King of Mali, holding a sceptre and a piece of gold as represented in the Catalan Atlas, by the Jewish illustrator Cresques Abraham, 1375. (Photo by: Pictures from History/Universal Images Group via Getty Images)

3. Akbar I

Pria asal India ini memerintah kerajaan dengan 25% dari PDB global. Kaisar terbesar dari dinasti Mughal India, Akbar mengendalikan sebuah kekaisaran yang menyumbang sekitar seperempat dari output ekonomi global.

Chris Matthews dari Fortune mengutip almarhum sejarawan ekonomi Angus Maddison, yang berspekulasi PDB per kapita India di bawah Akbar sebanding dengan Elizabethan Inggris, tetapi dengan "kelas penguasa yang gaya hidupnya yang mewah melampaui gaya hidup masyarakat Eropa."

4. Augustus Caesar

Augustus Caesar adalah kaisar pertama Kekaisaran Romawi Kuno yang berkuasa sejak pembunuhan Julius Caesar di tahun 44 SM hingga dirinya wafat di tahun 14 M. Terlahir dari keluarga bangsawan, Augustus Caesar memiliki kekayaan pribadi yang setara dengan 20% ekonomi seluruh Kekaisaran Roma saat itu.

Bila dikonversikan ke nilai saat ini, kekayaannya mencapai USD4,63 triliun. Setelah terbunuhnya Julius Caesar, Augustus melakukan serangkaian reformasi konstitusional dan sistem moneter yang membawa Roma ke masa Pax Romana, masa keemasan imperialisme Romawi.

A picture taken on July 4, 2019, shows the City Hall Square's fountain with its bronze sculpture featuring the city's founder, Caesar Augustus (top), in the city of Augsburg, southern Germany. The fountain was completed in 1594 and was executed by  Dutch sculptor, Hubert Gerhard. - The German city of Augsburg was granted World Heritage status by UNESCO on July 6, 2019 for its over 800-year-old water management system boasting an aquaduct, water towers, ornate fountains, canals and hundreds of bridges. The 2,000-year-old city in Bavaria state calls the system which has since the Middle Ages provided clean drinking water and sanitation an Foto: AFP via Getty Images/CHRISTOF STACHE
A picture taken on July 4, 2019, shows the City Hall Square's fountain with its bronze sculpture featuring the city's founder, Caesar Augustus (top), in the city of Augsburg, southern Germany.  (Photo by Christof STACHE / AFP) (Photo credit should read CHRISTOF STACHE/AFP via Getty Images)

5. Mansa Musa

Jumlah kekayaan Mansa Musa sudah tidak perlu diragukan lagi. Mansa Musa adalah seorang penguasa Kerajaan Mali di Afrika Barat pada abad 14. Raja kelahiran tahun 1280 ini terkenal dengan kekayaannya yang tak terhingga.

Pada 2012, Celebrity Net Worth menaksir kekayaan Mansa Musa yang mencapai USD400 miliar. Namun, beberapa ahli menyebutkan kekayaan sang raja tidak mungkin disebutkan dalam angka karena dia memiliki kekayaan yang tidak terhingga.

Sebagai Raja Afrika terkaya, Mansa Musa juga seorang yang dermawan. Kedermawanannya bahkan membuat perekonomian negara-negara Timur Tengah hancur. Peristiwa itu terjadi saat sang raja melakukan ibadah haji di tahun 1300-an.

Sepanjang perjalanan, Mansa Musa membagikan emas kepada setiap orang yang bertemu dengannya secara gratis. Hal tersebut membuat harga emas melonjak dan terjadi inflasi besar-besaran.


[Gambas:Video CNBC]

(dce)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Baca Juga
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading