Investasi Tas Hermes Lebih Cuan Dibanding Emas, Benarkah?

Lifestyle - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
09 June 2022 17:20
Hermes Matte Crocodile Birkin (Luxos.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Instrumen investasi kini makin banyak ragamnya, mulai dari emas, saham, hingga kripto dan tas Hermes. Setiap instrumen investasi, ada kelebihan dan kekurangannya. Namun, benarkah investasi di tas Hermes lebih menguntungkan daripada emas?

Tas keluaran Hermes terkenal dengan harganya yang mahal. Untuk memiliki satu tas keluaran rumah mode asal Prancis ini, Anda setidaknya harus menyiapkan dana ratusan juta hingga miliaran rupiah. Bahkan, tas Hermes seri Himalaya dinobatkan sebagai tas termahal di dunia yang harganya bisa setara satu mobil sport Lamborghini. 

Sebuah studi yang dilakukan Baghunter, yang dikutip Time.com, membandingkan peluang investasi emas dengan tas Hermes tipe Birkin selama 35 tahun. Mereka menemukan fakta bahwa rata-rata orang akan mendapatkan imbal hasil yang lebih baik dengan berinvestasi tas Hermes Birkin dibandingkan saham atau emas.


President Donald Trump and first lady Melania Trump, carrying a Hermes handbag, walk to Marine One across the South Lawn of the White House in Washington, Friday, Feb. 15, 2019, for the short trip to Andrews Air Force Base en route to Palm Beach International Airport, in West Palm Beach, Fla., then to Mar-a-Lago. (AP Photo/Carolyn Kaster)Foto: Ilustrasi Tas Hermes (AP Photo/Carolyn Kaster)
President Donald Trump and first lady Melania Trump, carrying a Hermes handbag, walk to Marine One across the South Lawn of the White House in Washington, Friday, Feb. 15, 2019, for the short trip to Andrews Air Force Base en route to Palm Beach International Airport, in West Palm Beach, Fla., then to Mar-a-Lago. (AP Photo/Carolyn Kaster)

Lalu, apa yang membuat tas Hermes bisa lebih menguntungkan dibanding emas atau bahkan saham?

Ini karena risiko investasi tas mewah tersebut jauh lebih rendah dibanding saham dan emas. Rata-rata return tahunan tas Hermes tipe Birkin adalah 14,2%, jauh di atas return tahunan nilai saham 500 perusahaan terkemuka di Bursa Saham AS yang rata-rata hanya 8,7% per tahun dan emas yang hanya -1,5% per tahun.

Ini terjadi karena harga emas terus berfluktuasi selama bertahun-tahun dan hampir tidak pernah konsisten, berbeda dengan tas Birkin yang demand-nya selalu tinggi. Meskipun tas mewah ini telah mengalami beberapa kali fluktuasi, nilainya tetap positif. Artinya, tidak pernah ada orang yang rugi ketika menjual kembali tas Birkin.

Tas Birkin sendiri terkenal karena harganya yang sangat mahal, bisa mencapai miliaran rupiah untuk seri yang langka. Untuk menjaga eksklusivitas, Hermes memproduksi Birkin dalam jumlah terbatas. Mereka juga tidak pernah mengiklankan tas supermewah ini. Quartz mengaitkan harga fantastis Hermes Birkin karena kelangkaannya. Konsumen perlu menunggu hingga enam tahun hanya untuk mendapatkan satu tas ini.

"Sebagai simbol status bagi kaum elit dan sangat kaya, faktor utama yang mempengaruhi pasar sekunder Birkin adalah keinginan untuk memilikinya. Semua tanda menunjukkan bahwa keinginan itu tetap kuat sepanjang 2016 sejak tas itu dirilis pada 1985," menurut Baghunter.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Gokil! Ternyata Ini yang Bikin Tas Hermes Seharga Lamborghini


(hsy/hsy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading