Pariwisata RI Naik Peringkat, Ranking 32 dari 117 Negara

Lifestyle - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
03 June 2022 17:40
Raja Ampat, salah satu destinasi wisata bawah laut terbaik di Indonesia. (Randy/detikTravel)

Jakarta, CNBC Indonesia - Industri pariwisata Indonesia berada di peringkat 32 dari total 117 negara seluruh dunia berdasarkan laporan dari Travel & Tourism Development Index 2021 yang diterbitkan Mei 2022. Posisi tersebut naik 8 peringkat dibandingkan capaian di 2019, alias tahun sebelum pandemi.

Adapun tolok ukur yang digunakan dalam indeks ini antara lain aspek keamanan, kebersihan dan higienitas, sumber daya alam, lingkungan bisnis, infrastruktur, dan harga yang kompetitif. Indonesia unggul tipis dibanding negara tetangga seperti Malaysia di peringkat ke-38 dan Thailand di posisi ke-36


Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Sandiaga Uno menyebut capaian tersebut merupakan indikasi bahwa industri pariwisata dalam negeri mulai pulih dan bergairah lagi setelah dihantam badai Covid selama dua tahun terakhir. Lewat akun Twitter-nya, Sandi juga menunjukkan bagaimana saat ini penerbangan domestik mulai penuh lagi. 

"Saya optimis momentum positif ini bisa kita manfaatkan sebaik mungkin agar Indonesia segera bangkit dari keterpurukan selama pandemi dan menjadi titik balik untuk maju menjadi negara terdepan," kata Sandiaga melalui akun Twitter-nya, dikutip Jumat (3/6/2022).

Labuan Bajo - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan dukungan penyediaan infrastruktur bagi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur. Untuk mendukung pengembangan Labuan Bajo lewat peningkatan konektivitas, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga membangun Jalan Lingkar Utara Flores dari Labuan Bajo-Kedindi sepanjang 141,29 km. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan jalan merupakan salah satu prioritas pembangunan nasional  untuk membangun Indonesia dari pinggiran. Foto: Jalan Lingkar Utara Flores dari Labuan Bajo-Kedindi (Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)
Labuan Bajo - 

 

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) saat ini sudah kembali pulih seperti pada masa sebelum atau pre-pandemi Covid-19. Kunjungan wisman pada April 2022 tercatat sebesar 111,1 ribu kunjungan. Jika ditarik ke belakang jumlah kunjungan wisman ini tertinggi sejak awal pandemi Covid-19.

Secara rinci, jumlah kunjungan wisman April 2022 terhadap Maret 2022 meningkat 172,27%. Sementara jika dibandingkan dengan April 2021 meningkat hampir 500% atau tepatnya 499,01%.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan hal ini seiring mulai membaiknya penanganan pandemi Covid-19. Ditambah kebijakan pemerintah terkait penerapan pemberian bebas visa kunjungan khususnya ke 43 negara memberikan dampak signifikan kepada peningkatan wisman.

"Kunjungan ini mengindikasikan bahwa sektor pariwisata sudah mulai pulih seiring dengan membaiknya penanganan pandemi dalam negeri dan secara global," katanya dalam konferensi pers, dikutip, Jumat (3/6/2022).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Harga Tiket Candi Borobudur Jadi Rp 750 Ribu, Kamu Setuju?


(hsy/hsy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading