Tempe Ternyata Dahsyat, Bisa Turunkan Kolesterol & Diabetes

Lifestyle - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
18 April 2022 16:00
Pedagang tempe melayani pembeli di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Selasa (15/2/2022). Lonjakan harga kedelai global berdampal bagi industri tempe dan tahu di dalam negeri, yang didominasi skala rumah tangga.(CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tempe merupakan makanan favorit masyarakat Indonesia. Produk kedelai fermentasi ini biasa digunakan sebagai pengganti daging untuk vegetarian.

Makanan yang berjuluk superfood ini tak cuma murah meriah, tapi juga sangat tinggi protein, prebiotik, dan beragam vitamin serta mineral. Siapa sangka, manfaat tempe ternyata tidak sebatas itu. Rutin mengonsumsi tempe ternyata bisa membantu kadar kolesterol dan gula darah tetap terjaga.

Kandungan tempe yang memiliki bioaktif isoflavon ternyata tidak hanya bermanfaat sebagai antioksidan saja, melainkan juga mempunyai fungsi fisiologi yakni sebagai antikanker. Antikanker juga sering disebut sebagai obat sitostatika, yang umumnya digunakan untuk membunuh atau menghambat mekanisme proliferasi sel kanker.


Kandungan tempe seperti antioksidan isoflavon, saponin, fitosterol dan asam fitat, memiliki fungsi sebagai antikanker. Sehingga tidak heran, jika manfaat tempe untuk kesehatan dalam mencegah kanker sangatlah baik.

Kandungan isoflavon pada kedelai telah dikenal dengan kemampuannya dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Bahkan, isoflavon juga dapat membantu menurunkan kadar trigliserida yang telah dikaitkan dengan risiko penyakit jantung.

Sementara itu, kandungan isoflavon pada tempe dapat membantu menekan risiko penyakit diabetes. Sebuh penelitian menunjukkan kalau mengonsumsi 100 miligram isoflavon dari kacang kedelai dapat mengurangi kadar gula darah dan insulin.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Cobain, Bumbu Dapur Ini Bisa Usir Kolesterol Jahat


(hsy/hsy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading