Ini 14 Gejala Long Covid Setelah Sembuh dari Corona

Lifestyle - sef, CNBC Indonesia
06 March 2022 10:06
People wearing face shields and masks as a precaution against the coronavirus as they wait to receive COVID-19 vaccine in Mumbai, India, Thursday, April 29, 2021. India set another global record in new virus cases Thursday, as millions of people in one state cast votes despite rising infections and the country geared up to open its vaccination rollout to all adults amid snags. (AP Photo/Rajanish Kakade)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebagian orang melaporkan sejumlah efek yang terjadi pada dirinya pasca sembuh dari Covid-19. Ini bukan hanya berlangsung seminggu bahkan ada yang berbulan-bulan.

Kondisi ini disebut juga Long Covid-19 atau Post Covid Syndrome. National Institute for Health and Care Excellence (NICE) mendefinisikannya sebagai gejala yang berlangsung selama kurang lebih delapan hingga 12 minggu, setelah dinyatakan sembuh atau negatif corona.


Menurut Profesor King's College London, Tom Spector, ini bisa membuat penyitas tidak bisa kembali ke performa lamanya. "Mereka mungkin bisa kembali bekerja, tetapi tidak bisa kembali ke performa terbaiknya," ujarnya dikutip Express.

Lantas bagaimana gejala Long Covid-19? Berikut dari ZOE Covid Study:

1. Kelelahan ekstrim

2. Sesak napas

3. Nyeri dada atau sesak

4. Masalah dengan memori dan konsentrasi (brain fog/kabut otak)

5. Sulit tidur (insomnia)

6. Palpitasi jantung atau jantung berdetak cepat

7. Pusing

8. Kesemutan

9. Nyeri sendi

10. Depresi dan merasa cemas

11. Tinnitus (telinga berdenging), sakit telinga

12. Merasa tidak enak badan (diare, sakit perut, kehilangan nafsu makan, batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan)

13. Perubahan indera penciuman atau perasa

14. Muncul ruam kulit


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

14 Gejala Long Covid Usai Sembuh Omicron, Jangan Diremehkan!


(sef/sef)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading