Jangan Kaget, Gejala Omicron ini Dialami Saat Bangun Tidur

Lifestyle - Redaksi CNBC Indonesia, CNBC Indonesia
07 February 2022 07:45
Infografis/ Penelitian Terbaru, Gejala Omicron Ringan tapi...../Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Virus corona varian Omicron diklaim memiliki tingkat keparahan yang lebih ringan dibanding varian lain, seperti Delta. Namun seorang dokter kenamaan di San Francisco, Amerika Serikat (AS), dibikin panik baru-baru ini setelah anaknya sendiri terinfeksi.

Ia adalah dr. Bob Wachter, sosok yang selama ini memang dikenal aktif memberikan edukasi tentang Covid-19. Baru-baru ini, ia membagikan pengalaman saat sang putra terinfeksi virus corona Omicron, tentu saja atas izin yang bersangkutan.



Salah satu yang diungkapnya adalah gejala yang dirasakan pertama kali saat bangun tidur. Sang anak mengalaminya dua hari setelah bertemu seorang temannya dan menonton film bersama

"Dia bangun dan merasa tidak enak," kata dr Wachter dalam cuitannya. "Nyeri tenggorokan, batuk kering, nyeri otot, dan menggigil. Tidak ada masalah dalam merasakan atau mencium bau."

Walaupun sang putra sudah mendapatkan vaksinasi lengkap dengan vaksin Moderna, dan bahkan sudah booster, dr Wachter mengakui ada kepanikan yang tidak rasional ketika yang terkena Covid-19 adalah sang sendiri.

Menurut hitungan matematis yang dibuatnya, sebenarnya kecil kemungkinan sang putra mengalami hal buruk. Meski mengakui anaknya obesitas, secara umum sang anak terbilang sehat dalam kesehariannya.

Berita selengkapnya >>> Klik di sini



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Gejala ini Muncul Saat BAB & Bangun Tidur? Hati-hati Omicron


(miq/miq)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading