Wow! Perubahan Gaya Hidup Ini Efektif Turunkan Tekanan Darah

Lifestyle - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
04 January 2022 10:10
Ilustrasi Makanan Sehat (Designed by senivpetro / Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering kali tidak memiliki gejala namun diam-diam mematikan. Perlu diketahui, jija tekanan darah Anda di atas normal tetapi di bawah 130/80 mm Hg, maka itu termasuk dalam kategori tekanan darah tinggi.

Kendati demikian, Anda masih bisa membuat perubahan untuk menurunkan tekanan darah secara signifikan melalui gaya hidup sehari-hari. Berikut adalah perubahan gaya hidup efektif yang bisa menurunkan tekanan darah.

1. Mengurangi asupan gula dan garam

Dikutip dari Healthline, mengurangi asupan gula dan refine carbohydrates bisa membantu menurunkan darah tinggi. Sebagai gantinya Anda bisa memilih buah dan sayur dengan kandungan gula serta karbohidrat baik untuk tubuh.


Selain gula, mengurangi asupan garam juga mampu menurunkan darah tinggi menjadi lebih ideal untuk tubuh. Sebagai gantinya, konsumsi makanan yang kaya potasium misal ikan, buah, dan sayur.

2. Mengurangi berat badan

Upaya mengurangi berat badan tak hanya dapat menunjang penampilan. Berat badan yg ideal dapat menurunkan tekanan darah dan risiko penyakit lainnya. Selai itu, rajin olahraga setiap hari terbukti bisa menurunkan tekanan darah sehingga tubuh lebih sehat. Olahraga bisa dilakukan 40 menit dalam sehari dengan cara sederhana, misal naik tangga dan jalan kaki.

3. Berhenti merokok

Merokok tidak hanya berisiko meningkatkan tekanan darah tapi juga penyakit lain yang berbahaya bagi tubuh. Jika ingin menurunkan darah tinggi disarankan segera berhenti merokok.

4. Kurangi kafein

Konsumsi kafein berisiko meningkatkan tekanan darah meski bersifat sementara. Karena itu, bagi pasien hipertensi atau memiliki tekanan darah cenderung tinggi disarankan konsultasi ke dokter terkait kebiasaan minum kopi.

5. Konsumsi makanan tinggi protein

Sebuah riset membuktikan, mereka yang mengkonsumsi makanan tinggi protein berisiko lebih rendah mengalami tekanan darah tinggi. Tentunya konsumsi protein harus seimbang dengan zat nutrisi lainnya.

6. Istirahat yang cukup

Mereka yang kurang tidur, terutama yang berusia lanjut, berisiko lebih besar mengalami peningkatan tekanan darah. Risiko bisa dikurangi dengan cukup istirahat 7-9 jam tiap malam dan cukup aktivitas di siang hari.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jangan Gampang Percaya, Ini Mitos Seputar Darah Tinggi


(hsy/hsy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading