Gawat! Ini Bahaya ke Otak Akibat Kecanduan Nonton Film Porno

Lifestyle - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
29 December 2021 09:20
18+

Jakarta, CNBC Indonesia - Terlalu sering mengkonsumsi konten pornografi ternyata bisa berdampak buruk pada otak. Sebuah studi mengungkap bahwa pornografi dapat membuat kecanduan dengan cara yang sama persis seperti orang kecanduan narkoba.

Saat menonton film porno, terjadi peningkatan dopamin, salah satu senyawa neurotransmitter (pembawa sinyal di otak) yang memainkan peran penting dalam kontrol motorik, motivasi, gairah, kekuatan, serta fungsi yang lebih sederhana termasuk laktasi, gairah seksual, dan rasa mual. Meningkatnya dopamin akan membuat suasana hati bahagia. Namun, bila video tersebut terlalu sering ditonton maka sensitivitas otak terhadap rangsangan seksual akan menurun.

Pada akhirnya, otak membutuhkan lebih banyak dopamin untuk bisa terangsang secara seksual. Dengan begitu, seseorang pun akan memiliki keinginan lebih banyak untuk menonton film porno.


Menurut penelitian yang dipublikasikan di JAMA Psychiatry tahun 2014, menonton pornografi secara teratur dapat menumpulkan respon terhadap rangsangan seksual dari waktu ke waktu. Tidak hanya itu, beberapa orang yang sudah kecanduan pornografi akan mengalami depresi meskipun orang tersebut hanya menghadapi permasalahan yang sepele.

Penelitian lain juga menunjukkan kalau menonton video porno yang moderat sekalipun dapat menyusutkan fungsi kognitif yang terkait dengan kemampuan manusia untuk fokus. Penikmat konten pornografi pun dapat terkena brain fog (kabut otak) atau kesulitan berpikir jernih. Hal tersebut umumnya ditandai dengan kebiasaan yang mudah lupa dan sulit konsentrasi. Para pencandu pornografi juga menjadi kurang peka terhadap seks yang nyata dengan pasangan mereka dan membutuhkan lebih banyak rangsangan untuk mencapai orgasme.

Tidak seperti adiksi lainnya, kecanduan pornografi tidak hanya mempengaruhi fungsi otak, tetapi juga merangsang tubuh, fisik, dan emosi, serta diikuti dengan perilaku seksual. Sayangnya kecanduan pornografi hingga saat ini belum dapat disembuhkan secara medis dan hanya dapat dilakukan terapi CBT (Cognitive Behavioural Therapy).


[Gambas:Video CNBC]

(hsy/hsy)
Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Features
    spinner loading