Internasional

Misterius! Petenis Top China Hilang Usai Bongkar Skandal Seks

Lifestyle - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
19 November 2021 17:34
Peng Shuai, right, of China makes a forehand return as partner Andrea Hlavackova of the Czech Republic watches during the women's doubles final against Bethanie Mattek-Sands of the U.S. and Lucie Safarova of the Czech Republic at the Australian Open tennis championships in Melbourne, Australia, Friday, Jan. 27, 2017. (AP Photo/Kin Cheung)

Jakarta, CNBC Indonesia - Keberadaan petenis top wanita China Peng Shuai kini menjadi pertanyaan. Ia dilaporkan hilang setelah membongkar skandal seksnya dengan mantan wakil perdana menteri China Zhang Gaoli.

Peng menjadi buah bibir kala mengunggah pernyataan di Weibo soal dipaksa berhubungan seks dengan pria yang menjabat di 2012 hingga 2017 itu. Namun setelah 2 November ia tak terlihat lagi hingga saat ini.


Sebuah surat elektronik (email) dimuat media pemerintah untuk mengatakan keberadaan Peng yang baik-baik saja. Namun hal ini tidak dipercaya sejumlah pihak karena Peng masih tak bisa dihubungi langsung.

Hal ini setidaknya dikatakan Kepala Women's Tennis Association (WTA) Steve Simon. Ia mencoba mengontak Peng namun tak ada jawaban.

Ia bahkan menggambarkan email Peng itu palsu. Ia juga mengancam akan mengeluarkan China dari keanggotaan jika keselamatan Peng tidak dijamin dan tuduhannya tidak diselidiki dengan benar.

"Pernyataan yang dirilis hari ini oleh media pemerintah China terkait Peng Shuai justru malah meningkatkan kekhawatiran soal keselamatan dan keberadaannya," tegasnya dikutip Jumat (19/11/2021).

Ini juga menimbulkan gerakan #Whereispengshuai oleh sejumlah petenis wanita top lainnya. Salah satunya Serena William dan Naomi Osaka.

Sebelumnya Peng mengaku dipaksa berhubungan pertama kali 10 tahun yang lalu, ketika Zhang masih menjadi bos di Partai Komunis Tianjin, kota di tenggara Beijing. Setelahnya kontak keduanya terputus.

Namun tiga tahun lalu, Zhang kembali menghubunginya bersama sang istri. Kejadian yang sama terjadi saat ia ditekan untuk berhubungan seksual.

"Mengapa Anda ... membawa saya ke rumah Anda untuk memaksa saya berhubungan seks dengan Anda?" tulis akun yang contang biru itu awal november.

"Ya, saya tidak punya bukti, dan tidak mungkin memiliki bukti ... (Tapi) Saya tidak bisa menggambarkan betapa jijiknya saya, dan berapa kali saya bertanya pada diri sendiri apakah saya masih manusia? Saya merasa seperti mayat berjalan. Setiap hari saya berakting, siapa saya yang sebenarnya?"

Sementara itu, dalam email yang mengabarkan keadaannya Peng ia disebut membantah pemberitaan pelecehan seksual yang dirilis.

"Pemberitaan yang diriis, termasuk dugaan pelecehan seksual tidaklah benar," tulisnya.

"Saya tidak hilang dan berada dalam kondisi aman. Saya sedang beristirahat di rumah dan segalanya baik-baik saja. Terima kasih atas perhatian pada saya," demikian surat tersebut.
 


[Gambas:Video CNBC]

(tps/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading