Internasional

Heboh Temuan Kano 1.000 Tahun Milik Suku Maya, Ini Faktanya!

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
09 November 2021 15:05
Sebuah kano yang diklaim milik suku Maya Kuno ditemukan di Meksiko Selatan. (Foto: Daniel Schwen via Wikimedia (CC-BY-SA-4.0)

Jakarta, CNBC Indonesia - Para arkeolog di Meksiko selatan menemukan sampan kayu atau kano yang diprediksi berusia lebih dari 1.000 tahun dan digunakan oleh suku Maya.

Laporan Reuters mengatakan kano tersebut masih dalam kondisi terbaik saat ditemukan di dalam cenote atau lubang pembuangan air tawar, di dekat reruntuhan Chichén Itza di negara bagian Yucatán.


Chichen Itza sendiri pernah menjadi kota besar bagi suku Maya dengan kuil berukir rumit dan piramida yang menjulang.

Kano tersebut berukuran sedikit lebih dari 5 kaki (1,6 meter) panjang dan lebar 2-1/2 kaki (80 cm). Kemungkinan ini mungkin digunakan untuk mengangkut air dari cenote atau deposit persembahan ritual, menurut pernyataan dari lembaga barang antik Meksiko INAH.

"Ini kano lengkap pertama seperti ini di daerah Maya," kata lembaga tersebut, menambahkan para ahli dari Universitas Sorbonne Paris akan membantu dengan analisis kayu yang terpelihara dengan baik untuk menentukan usia dan jenisnya.

Lembaga itu juga mengatakan sebuah model sampan tiga dimensi juga akan ditugaskan untuk memfasilitasi studi lebih lanjut dan memungkinkan pembuatan replika.

Kano tersebut diperkirakan berasal dari antara 830-950 M, mendekati akhir puncak klasik peradaban Maya. Ini waktu puluhan kota di Meksiko selatan dan Amerika Tengah berkembang pesat karena sudah ada matematika, menulis, dan seni.

Kano ini ditemukan ketika pekerja yang membangun proyek kereta api wisata yang digagas oleh Presiden Andres Manuel Lopez Obrador. Mereka sedang memeriksa area di sekitar cenote yang berada di dekat bagian dari proyek yang akan terhubung dengan Cancun, resor pantai terbaik di Meksiko.

Lopez Obrador telah mengajukan Kereta Maya sebagai infrastruktur ramah turis yang akan membantu mengurangi kemiskinan di negara bagian selatan Meksiko. Namun para kritikus berpendapat itu berisiko merusak ekosistem yang rapuh di kawasan itu.


[Gambas:Video CNBC]

(tfa/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Features
    spinner loading