Internasional

Wow! Di Negara Ini Kencan Harus Sudah Vaksin, Nih Buktinya

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
07 September 2021 12:40
Kepala Otoritas Jasa keuangan (OJK) Perwakilan Malang Sugiarto Kasmuri (kedua kanan) dan Kepala Bagian Hubungan Media dan Masyarakat OJK Dody Ardiansyah (kanan) meninjau pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pujon Kidul di Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (26/9/2019). OJK mendorong optimalisasi peran BUMDes untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui program Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) yang hingga Triwulan II 2019 jumlah nasabahnya mencapai 3.611 orang dengan jumlah pembiayaan mikro yang disalurkan mencapai Rp49,07 miliar. Keberhasilan Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang dalam mengelola dana desa mendapat acungan jempol dari berbagai kalangan. Dana desa yang digunakan untuk mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), telah berhasil menyulap desa ini menjadi lokasi wisata yang menyedot ribuan pengunjung setiap harinya. Desa Wisata Pujon Kidul memiliki ragam wahana menarik dengan nuansa asri perdesaan, seperti cafe sawah, panen hasil pertanian, memerah susu sapi, kolam renang untuk anak-anak, off road, hingga wisata berkuda. Desa Wisata ini juga memiliki banyak spot selfie yang sangat menarik. Wisatawan yang berkunjung pun tak sedikit jumlahnya, rata-rata 3.000 pengunjung saat hari kerja dan 5.000 pengunjung saat hari libur. Luas Desa Pujon Kidul 330 Hektare. Tanaman masyarakat kita jadikan wisata petik apel, wisata petik sayur, sehingga hasil pertanian warga juga menjadi mahal harganya.   (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Status vaksinasi kini menjadi hal penting di tengah mewabahnya Covid-19. Bukan hanya di Indonesia tetapi juga di Singapura.

Di negeri itu, kencanpun harus dilakukan dengan menunjukkan surat vaksinasi. Ini setidaknya berlaku pada sejumlah aplikasi dating.


Melalui aplikasi Kopi Date, calon pasangan yang ingin melakukan pertemuan fisik seperti makan malam di restoran romantic harus sudah divaksin. Ini sesuai dengan aturan pemerintah Singapura 10 Agustus lalu, di mana restoran hanya memungkinkan untuk mereka yang divaksin penuh atau negatif Covid-19.

"Kami mengumpulkan status vaksinasi mereka untuk tujuan kurasi kami. Mitra kami akan melakukan pemeriksaan formal di mana peserta perlu menunjukkan bukti status vaksinasi mereka sebelum makan di tempat, "kata pendiri aplikasi itu Lee Jing Lin kepada Channel News Asia (CNA).

Agen perjodohan GaiGai juga demikian. Banyaknya permintaan untuk kencan fisik membuat perusahaan mengatur waktu pertemuan para anggota namun harus memenuhi syarat telah divaksinasi.

Status vaksin akan diverifikasi ke aplikasi seluler HelathHub. Sehingga aktivitas fisik calon pasangan akan lebih aman.

"Selain itu, kami juga ingin memberi tahu pasangan tentang status vaksinasi pasangan mereka sebelum berkencan sehingga mereka tahu," kata kepala eksekutif Paktor Group, yang memiliki GaiGai dan aplikasi kencan online Paktor, Alex Tam.

Agen kencan lain Lunch Actually, bahkan meminta tanggal vaksinasi efektif penggunanya. Perusahaan tak mau kecolongan bila ada salah satu dari pasangan yang belum divaksin.

"Ketika kami mengatur kencan fisik, kami akan memastikan bahwa kedua belah pihak divaksinasi," kata Kepala Eksekutif Violet Lim.

Lim menekankan bahwa status vaksinasi juga memiliki manfaat lain. Ini akan mempermudah proses pencocokan, yang memperhitungkan nilai-nilai, tujuan dan gaya hidup anggotanya.

Singapura sendiri memang telah mengambil sejumlah langkah pelonggaran Covid-19. Saat ini sudah 80% populasi secara total divaksinasi.

Namun saat ini kasus Covid-19 lokal naik di negeri itu. Sejak pandemi pertama kali menyebar, Singapura mencatat 68.660 kasus dengan 55 kematian.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading