Heboh Cairo Food: Masakan Arab, Hingga Snack Timur Tengah

Lifestyle - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
27 August 2021 18:17
Ist

Jakarta, CNBC Indonesia - Sosial media lagi dihebohkan oleh makanan viral berbau timur tengah. Adalah Cairo Food, sebuah perusahaan pemasok makanan Timur Tengah, Arab, India, Turki dan Internasional berlabel halal menyediakan berbagai macam bumbu masakan Arab dan India yang diracik dengan menggunakan resep spesial.

Owner Cairo Food Ahmad Fathi Hadi mengatakan dari ratusan bumbu yang dimiliki pihaknya, beberapa di antaranya kentara dengan nuansa cita rasa Timur Tengah.

"Semuanya ada disini, seperti bumbu Kebuli, Biryani, Nasi Goreng, Rendang, Fajitas, Kari, dan ratusan bumbu lainnya," sebut Ahmad.

Tidak hanya bumbu, Cairo Food juga menyediakan makanan ringan Arab dan India terbaik.

"Tidak perlu jauh-jauh pergi ke luar negeri hanya untuk ngemil. Anda bisa menikmatinya dari Cairo Food," tukas Ahmad.

Seperti dijelaskan, Cairo Food adalah sebuah perusahaan pemasok makanan Timur Tengah, Arab, India, Turki dan Internasional. Selain makanan, Cairo Food menyediakan berbagai macam rempah, bumbu, frozen food, snack, makanan, saus, minuman, dan berbagai macam kebutuhan lainnya.

"Fokus kami adalah untuk B2B (transaksi antar bisnis) seperti hotel, restoran, cafe, catering dan usaha lainnya," kata Ahmad menjelaskan ringkas profil perusahaannya.

Sebagai penyedia layanan makanan Timur Tengah, Cairo Food dapat membuat menu makanan arab apapun karena dibuat langsung oleh chef asli Mesir, sehingga rasa makanannya sangat khas dan asli.

Saat ini sudah banyak hotel, restoran, kafe dan bisnis yang menggunakan jasa Cairo Food sebagai vendor utama karena rasa dan kualitasnya yang terjaga.

Ahmad menjelaskan Cairo Food sudah mengoleksi lebih dari 119 item bumbu yang bisa dibeli atau dipesan konsumen baik lewat jalur online maupun offline.

"Ini baru jenis bumbu saja, kalau rempah lain lagi dan kita juga punya banyak macam untuk yang rempah kuliner," ujarnya.

Ahmad menyebutkan Cairo Food terus berinovasi mengembangkan rempah-rempah tertentu yang selama ini diimpor dari luar negeri seperti kapulaga hijau. Untuk ini, pihaknya melibatkan para petani di beberapa daerah di Indonesia.

Tidak hanya kapulaga hijau, kata Ahmad, komoditi lain yang tengah dibudidayakan Cairo Food adalah beras basmati.

"Budidaya beras basmati bertujuan agar Indonesia bisa memenuhi kebutuhan beras basmatinya sendiri dan kami punya target agar nantinya bumbu yang dikembangkan ini bisa diekspor ke luar negeri," ujarnya.

Disebutkan pangsa pasar bumbu dan rempah kuliner yang dihasilkan Cairo Food telah melakukan uji coba pasar ke luar negeri seperti Singapura dan Thailand dan mendapat respon yang sangat baik dari konsumen.

"Kita sudah memiliki banyak produk bumbu dan rempah kuliner dari negara-negara lain seperti bumbu biryani, taco, cajun, tandoori, baharat, masala, dan kari Jepang. Dan kami juga akan segera meluncurkan 100 jenis bumbu dapur Nusantara dan Asia," katanya.

Dijelaskan semua produk bumbu dan rempah produksi Cairo Food telah melalui riset dengan tujuan memberi cita rasa berkualitas dan otentik bagi konsumen.

Dia berharap kehadiran Cairo Food dapat menjawab keinginan pasar Indonesia yang cenderung suka mencoba makanan jenis baru termasuk dari luar negeri.

"Sejak keterbukaan dunia berkat internet dan budaya, makanan dari negara lain terasa semakin dominan masuk ke Indonesia. Ini membuat bisnis makanan dengan tema mancanegara seperti Arab, India, Jepang, Thailand, dan Meksiko terus berkembang," katanya.

Perusahaan yang mengusung label halal vendor ini membuka akses seluasnya kepada konsumen untuk bertransaksi. Produk Cairo Food bisa dibeli secara langsung di Lulu Hypermarket, maupun di toko oleh-oleh haji dan umrah.

Untuk pemesanan secara online konsumen dapat mengakses website resmiĀ cairofood.id serta marketplace seperti Tokopedia dan Shopee.



[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading