Dituding Sombong Pilih Pendonor, Ini Jawaban Yusuf Mansur

Lifestyle - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
25 July 2021 07:39
Ustaz Yusuf Mansur/Detik

Jakarta, CNBC Indonesia - Ustaz Yusuf Mansur, pemilik pesantren Darul Qur'an Tangerang dan perusahaan aset manajemen PT Paytren Aset Manajemen ini, buka suara soal tudingan sombong yang diutarakan beberapa kalangan kepadanya.

Hal tersebut dikarenakan banyak orang yang menganggap dirinya pilih-pilih saat mencari pendonor darah baginya. YM, panggilan akrabnya perlu mendapatkan donor lantaran saat ini hemoglobin atau Hb (protein yang berada di dalam sel darah merah) sangat rendah.

Dalam rekaman pesan singkatnya kepada CNBC Indonesia, YM mengatakan tidak ada maksud sama sekali untuk pilih-pilih dalam donor darah untuknya.


Memang ada 10 orang yang siap mendonorkan darah, tapi hanya dipilih empat orang. Mereka yang terpilih adalah para penghapal Al-Quran, salah satunya Syeikh Baleid, yang dipilih oleh YM.

Syeikh Baleid adalah penulis kaligrafi Al-Qur'an kerajaan Maroko dan Yordania. Sebab itulah Ustaz Ydinilai terlalu pilih-pilih dan ada yang menyebutnya sombong.

Penggagas Program Pembibitan Penghapal Al Quran (PPPA) itu menegaskan siapapun yang sudah mau mendonorkan darah adalah orang-orang baik.

"Saya tahu saya diledekin sama beberapa orang, dijulidin, tapi ini science kok. Tanpa mengurangi rasa hormat saya yang mendonorkan darahnya itu sudah pasti orang baik dah. Kalau bukan orang baik mah nggak mungkin mendonorkan darahnya, kalau nggak bersih nggak mungkin," kata Ustaz yM, dalam rekamannya, dikutip Minggu (25/7).

Ketika tahu harus melakukan transfusi darah, Ustaz Yusuf Mansur bersyukur bisa langsung mendapat tempat di RSPAD. Dia pun masih dilanda kebingungan karena kondisi tubuhnya baik-baik saja.

"Saya pikir pastinya sih ya secara medis (darah yang didonorkan) sudah di-screening, sudah melewati berbagai syarat dan ketentuan secara medis. Tapi, yang saya pikir ini kan tentang memori dan rekam jejak gitu kan. Bahwa kalau bisa sih kita kalau (madu mencari donor) yang kita kenal, dari keluarga," ucapnya.

"Saya suka dengar kok orang suka cari donor darah. Kalau memang kesempatan itu ada (mencari pendonor sendiri), Allah kasih kesempatan saya satu hari aja kalau bisa belum game over dulu, saya bisa cari maka saya mau cari. Saya bilang ke istri, ke keluarga mau cari yang insyaallah memori dan rekam jejak darahnya tuh cakep," jelasnya.

YM pun percaya jika yang mendonorkan darahnya adalah orang-orang yang baik.

"Tanpa mengurangi rasa hormat saya, yang mendonorkan darahnya itu sudah pasti orang baik deh. Kalau bukan orang baik mah nggak mungkin mau mendonorkan darahnya, kalau nggak bersih nggak mungkin. Bukan sekadar dia bersih, lempang [hati] kita perlu ukhrawi-nya bagus," tuturnya.

"Tanpa mengurangi rasa hormat kepada semua yang sudah mendonorkan darahnya itu orang hebat, nggak mungkin kalau nggak hebat donorkan darah, nggak mungkin kalau nggak baik donorkan darah. Nah sekarang kita tambah dengan nilai-nilai plus yang lain. Gitu," tukas Ustaz Yusuf Mansur.

YM menjelaskan awal mula mengalami kondisi penurunan kinerja tubuhnya. "Saya bincang-bincang dengan pimpinan Daqu [Darul Quran], ada Kiyai Tarmizi, saya ga tau gimana dengan izin Allah, saya punya Hb kronis, mudah-mudahan apa yang saya sampaikan bisa di-follow up, semua kan pasti ada kehendak Allah Azza Wa Jalla [pemilik kebesaran dan kehormatan]."

"Akibat satu dan lain hal saya ternyata punya Hb kronis, pelan pelan tu HB turun, saya ga sadar, saya fikir kena Covid ulang, ko capek, kok ngos-ngosan, cape gitu, sebulan dah tuh, masuk akhir Juni, tadinya uda treadmill dua kali sehari, sempat 64 kg badan, tapi masuk akhir Juni, lalu 19 20 21 Juli, kok cape ya. Cuma bisa sanggup 30 menit, dan bisa sekali sehari treadmill."

Dia mengatakan ada hikmah di balik peristiwa ini. Sebab itu YM akan menginisiasi nantinya ada donor darah dari para penghafal Al-Quran, donor darah dari para santri-santri remaja, guru-guru Al-Quran. 

"Hikmahnya kita bikin donor penghafal quran, donor ahli dakwah, donor anak anak, santri-santri belum ada dosanya, guru-guru Quran, pasti beda itu di dalam darah ada memori dan rekam jejak, mereka banyak ngaji dan menghindari dosa."

"Ya Allah kalau ini kesempatan [saya], kan ga bisa kalau Hb saya normal [didonor], maka karena Hb saya rendah sekali, membuka kesempatan setidaknya empat pendonor, yang dengan izin Allah dan memang secara medis boleh memilih."

"Memang diberikan kesempatan itu [memilih], bisa ada keluarga terdekat, istri, suami, anak, kakek, nenek, ipar besan, kalau kita kecilin lagi [skupnya keluarga], kenapa di sini [terjadi hikmah donor karena] kuasa Allah, saya dosanya banyak, maksiat banyak, keburukannya banyak, kekurangan ibadah ga ada yang saya lakuin, Allah tahu saya cuma dapat [terkenal] nama YM, itu temen-temen, bukan saya."


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Features
    spinner loading