6 Jenis Masker yang Beredar Saat Ini, Cek Rekomendasinya

Lifestyle - dob, CNBC Indonesia
14 July 2021 10:25
Infografis/ Ampuh lawan varian baru covid-19, begini cara pakai masker dobel/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia- Di masa pandemi seperti sekarang, masker bukanlah hal baru. Ke mana pun Anda pergi, masker wajib dipakai. Memakai masker dengan benar adalah salah satu cara paling mudah untuk melindungi diri dari potensi tertular virus corona.

Namun sudah tahukah Anda dengan jenis masker yang kini beredar di pasaran? Berikut ini 6 jenis masker yang tersedia saat ini. Namun pastikan memakai masker yang terbaik agar dapat melindungi diri dengan lebih baik.


1. Masker Kain

Masker yang satu ini ramai pakai di awal pandemi terjadi. Saat itu kita mengalami kelangkaan masker di mana-mana. Selain menjadi alternatif dari masker medis yang sedang langka, tapi masker ini juga masih efektif di dalam mencegah masuknya virus corona ke dalam tubuh dan lebih mudah didapat. Semua berkat 3 lapisan yang dimilikinya.

Akan tetapi kini keadaan sudah berubah. Covid-19 sudah berkembang karena virusnya sudah bermutasi menjadi lebih ganas. Jadinya, penggunaan masker kain tidak lagi disarankan. Masker ini masih boleh dipakai jika digunakan bersama masker medis (double mask).

Kelebihan masker kain ini diantaranya adalah dapat dicuci serta punya banyak motif yang bisa disesuaikan dengan style berpakaian.

2. Masker Medis 2 Lapisan

Sesuai namanya, masker medis 2 lapisan ini mempunyai 2 lapisan masker, lapisan luar dan juga lapisan dalam. Di tengahnya tidak ada lapisan yang berfungsi sebagai filter. Karena masker jenis ini hanya terdiri atas lapisan luar yang kedap air serta lapisan dalam yang langsung kontak ke kulit, jenis masker ini tidak efektif dalam menyaring droplet yang mungkin mengandung virus Covid 19.

Jadinya, untuk keadaan sekarang, masker jenis ini tidak disarankan untuk digunakan. Apalagi jika digunakan ke luar ke tempat yang berisiko tinggi terpapar virus.

3. Masker Medis 3 Lapisan

Ya, ini merupakan masker medis yang lapisannya ada 3 bagian. Yakni lapisan luar yang kedap air; kemudian lapisan dalam yang berfungsi sebagai filter; serta lapisan dalam yang langsung menempel ke kulit.

Karena fungsinya lengkap, maka masker ini akan bisa menyaring droplet. Dan masker inilah yang disarankan untuk dipakai saat akan ke luar rumah.

Akan tetapi jika berada di lingkungan yang berisiko tinggi, misalnya di saat sekarang, di mana varian Delta jauh lebih ganas, menggunakan masker ganda (double mask) dengan masker kain lebih disarankan. Masker medis ada di bagian dalam (menempel langsung di kulit), dan masker kain ada di bagian terluar.

4. Masker N95

Masker N95 merupakan masker yang masuk ke dalam kelompok masker Filtering Facepiece Respirator (FFR). Masker jenis ini tidak hanya melindungi Anda dari droplet, tapi juga cairan yang ukurannya aerosol.

Menggunakan masker ini di kondisi sekarang lebih disarankan. Akan tetapi karena harganya mahal, banyak yang menggantinya dengan double mask; masker medis 3 lapisan dan juga masker kain. Jadinya, masker ini banyak digunakan tenaga kesehatan, terutama mereka yang berurusan dengan pasien positif Covid-19.

Ah ya, masker N95 itu punya face seal fit yang ketat. Ini membuat masker menempel dan menutup rapat area sekitar hidung serta mulut. Tak ada celah masuk dari sisi mana pun. Jadinya masker ini akan membuat pemakainya terhindar dari droplet, bahkan aerosol, selama seal fitnya terpasang dengan benar.

Selain masker N95, masker lain yang juga masuk ke dalam golongan masker Filtering Facepiece Respirator (FFR) di antaranya adalah FFP2 (EN 149- 2001, buatan Eropa), kemudian KN95 (GB2626-2006, buatan China), ada P2 (AS/NZA) 1716:2012 (buatan Australia/New Zealand), ada KF94 (KMOEL-2017-64, buatan Korea), serta DS (JMHLW-Notification 214,2018, buatan Jepang).

5. Reusable Facepiece Respirator

Masker yang satu ini efektivitas filternya jauh lebih tinggi jika dibanding dengan N95. Sebab selain mampu melindungi diri dari droplet dan aerosol, dia juga mampu menyaring virus yang yang tersebar dalam gas. Bahkan gas berbahaya sekali pun.

Karena keefektifannya ini besar, dan harganya juga jauh lebih mahal, maka tipe masker ini hanya direkomendasikan untuk paramedis yang sangat berisiko tinggi dalam hal terpapar gas-gas berbahaya.

Tipe masker yang satu ini bahkan dapat digunakan berkali kali, asalkan face seal-nya tidak rusak. Dan saat hendak digunakan, masker ini harus dibersihkan terlebih dahulu dengan menggunakan desinfektan secara benar.

6. Masker Hibrida

Masker yang satu ini konon lebih baik daripada masker N95. Sebuah masker yang bahan bakunya terdiri atas kapas pintal 600-benang, serat sutra, serat sifon, serta flanel. Karenanya, masker ini mampu menyaring lebih dari 80 % partikel kecil (kurang dari 300 nm), serta lebih dari 90 % partikel yang lebih besar (lebih besar dari 300 nm).

Itu dia 6 jenis masker yang kini banyak disarankan untuk digunakan. Pastikan memakai masker dengan benar untuk melindungi diri secara maksimal. Apalagi di saat PPKM seperti ini, penggunaan double mask atau masker medis 3 lapisan dan didobel dengan masker kain lebih disarankan.

Anda bingung dimana beli masker-masker yang disebutkan di atas? Coba langsung ke situs Blibli. Di sana terdapat banyak toko yang jual aneka masker. Selain lengkap, Anda juga bisa belanja tanpa harus ke luar rumah. Belanjanya aman, nyaman, dan juga praktis.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading