Gerhana Matahari Cincin 10 Juni & Simak Fakta di Baliknya

Lifestyle - Monica Wareza, CNBC Indonesia
05 June 2021 15:00
An annular solar eclipse is seen though safety glass from Siak, Riau province, Indonesia, Thursday, Thursday, Dec. 26, 2019. People along a swath of southern Asia gazed at the sky in marvel on Thursday at a

Jakarta, CNBC Indonesia - Fenomena alam gerhana matahari diprediksi akan terjadi pada 10 Juni 2021 mendatang. Kali ini gerhana matahari cincin api yang akan terlihat dari Bumi.

Gerhana jenis ini terjadi saat Bulan menghalangi sinar Matahari dan bayangannya berada di atas Bumi.

NASA menyebutkan jika Gerhana Matahari Cincin Api ini akan bisa terlihat di Kanada, Greenland dan Rusia. Di Kanada, fenomena itu akan bisa terlihat selama tiga menit.


Sementara, saat mencapai puncaknya, masyarakat di Greenland dapat melihat Cincin Api. Setelahnya akan terlihat di wilayah Siberia dan Kutub Utara juga.

Namun negara-negara di wilayah seperti Amerika Serikat dan India tidak bisa melihat peristiwa tersebut.

Menurut laporan Timeanddate.com, Gerhana Matahari Cincin akan dimulai pukul 13:42 IST atau sekitar 15:12 WIB. Peristiwa tersebut akan terlihat hingga 18:41 IST atau 20:11 WIB.

Gerhana ini disebut gerhana matahari cincin sebab Bulan menutupi pusat Matahari. Bulan akan meninggalkan bagi luar Matahari membentuk cincin api.

Ini terjadi karena Bulan berada cukup jauh dan tampak kecil dari Bumi. Dengan begitu membuat satelit alami Bumi menjadi tidak bisa menghalangi seluruh permukaan Matahari.

Untuk menyaksikan Gerhana Matahari, harus menggunakan kaca mata gerhana. Ini dilakukan untuk menghindari ancaman kebutaan.

NASA mengingatkan untuk tidak langsung melihat ke matahari, sebab akan merusak mata secara permanen.

"Hanya selama fase total dari Gerhana total yang benar aman untuk melihat Matahari dengan mata telanjang," ungkap pensiunan astrofisikawan NASA, Fred Espenak.

Mengutip laporan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Negara (LAPAN), Gerhana Matahari Cincin hanya dapat disaksikan di Pulau Ellesmere dan Baffin (Kanada) serta Kawasan Siberia (Rusia) dengan kenampakan maksimal terjadi pada pukul 17.43 WIB atau 18..43 WITA atau 19.43 WIT.

"Sementara itu, wilayah seperti Greenland, Islandia, Eropa, Rusia, negara Asia Tengah dan Tiongkok bagian Barat dapat menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian," tulis Lapan.

Di tahun ini, peristiwa kedua Gerhana Matahari akan terjadi pada 4 Desember mendatang. Saat itu, masyarakat di wilayah Amerika Selatan, Pasifik, Atlantik, sebagian Samudera Hindia dan Antartika.

Gerhana Matahari pada Desember ini akan menghadirkan Gerhana Matahari Total. Jadi Bulan akan sepenuhnya menghalangi Matahari dan memberi bayangan di atas Bumi.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading