Simak! Ini Wejangan Bill Gates Usai Divaksinasi Covid-19

Lifestyle - Savira Wardoyo, CNBC Indonesia
28 February 2021 14:09
Philanthropist and Co-Chairman of the Bill & Melinda Gates Foundation Bill Gates gestures as he speaks to the audience during the Global Fund to Fight AIDS event at the Lyon's congress hall, central France, Thursday, Oct. 10, 2019. French President Emmanuel Macron said the conference of the Global Fund to fight against AIDS, tuberculosis and malaria raised at least $13.92 billion for the next three years. (Ludovic Marin/Pool Photo via AP)

Jakarta, CBNB Indonesia - Miliarder Bill Gates menyatakan telah menerima dosis kedua dari vaksin Covid-19 pada pekan lalu. Hal itu ia ungkapkan saat berbincang di aplikasi media sosial Clubhouse Rabu (24/2/2021).

Pendiri Microsoft ini mengatakan meski sudah mendapatkan suntikan, dia tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan tetap mengenakan masker.

"Saya ingin memberi contoh yang baik," kata Gates di Clubhouse dikutip dari CNBC Internasional, Sabtu (27/2/2021). Jika Anda sudah divaksinasi, Anda masih bisa menularkan."


Langkah Gates ini sebetulnya senada dengan arahan Pusat Pengendalian Penyakit AS, CDC, yang mengatakan bahwa orang yang telah divaksinasi penuh untuk Covid-19 harus selalu mengikuti langkah-langkah keamanan kesehatan masyarakat.

Meskipun vaksin yang digunakan AS- Moderna dan Pfizer-BioNTech- telah terbukti sangat efektif dalam mencegah penyakit parah dan kematian akibat Covid-19, namun belum ada riset yang menyatakan apakah kedua vaksin tersebut mencegah penularan.

"Saya tidak akan berhenti memakai masker atau berhati-hati, terutama di sekitar orang tua yang belum divaksinasi," kata Gates.

Sementara itu, ahli virus AS yang juga Kepala Penasihat Medis Gedung Putih, Dr. Anthony Fauci, mengatakan ada kemungkinan orang di Amerika khususnya, perlu terus mengenakan masker hingga tahun 2022.

Saat ini, kasus Covid-19 di dunia kini tembus 114,36 juta kasus setelah pertama kali terkonfirmasi di Wuhan, Hubei, China pada akhir 2019.

Berdasarkan data Center For System Science and Engineering (CSSE) John Hopkins University, sampai dengan Minggu (28/2/2021) dari total 114,36 juta kasus, jumlah kasus aktif saat ini hampir mencapai 22 juta kasus.

Dari jumlah tersebut, AS masih menjadi episentrum Covid-19 di dunia dengan hampir 30 juta kasus atau tepatnya 29,2 juta orang.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading