Apa Benar Masker Double Ampuh Tangkal Covid-19?

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
10 February 2021 15:28
A car model wears a mask to protect from coronavirus, during the Auto China 2020 show in Beijing on Saturday, Sept. 26, 2020. Ford, Nissan and BMW unveiled electric models with more range for China on Saturday as the Beijing auto show opened under anti-virus controls that included holding news conferences by international video link. (AP Photo/Ng Han Guan)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menggunakan masker untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19) memang memberikan perlindungan yang baik. Namun penelitian terbaru menyebut penggunaan dua masker, yakni masker medis dengan masker kain, rupanya menawarkan perlindungan yang jauh lebih baik.

Penelitian menunjukkan penggunaan masker satu lapis tidak terlalu efektif dalam memblokir aerosol. Masker kain dengan dua dan tiga lapis hanya melindungi sebagian, dengan kisaran efektivitas 50% hingga 60%.


Sementara dari penelitian terbaru di 2020, masker bedah ternyata hanya sekitar 50% efektif melindungi pemakainya dari aerosol orang lain. Dan, antara 60% hingga 70%  efektif melindungi orang lain.

Joseph Allen, profesor di Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard T.H. Chan mengatakan penggunaan masker medis sebelum masker kain dapat memberikan perlindungan dari 91% partikel yang ada.

Senada dengan Allen, Profesor Teknik Sipil dan Lingkungan Virginia Tech Linsey Marr, yang mempelajari penularan penyakit melalui udara, mengatakan penggunaan dua masker baik medis dan kain, terkait kemampuan filtrasi. Jika faktor filtrasi tak terpenuhi, besar kemungkinan, masker tak akan efektif 50%.

"Jika Anda memakai masker kain, pilih yang memiliki banyak lapisan, idealnya yang memiliki saku sehingga Anda bisa memasukkan bahan filter yang bagus," kata Marr dikutip dari AFP.

"Atau Anda bisa menggandakan masker dengan memakai masker jenis bedah dengan masker kain yang ketat di atasnya."

Bahan terbaik untuk memblokir partikel kecil adalah polipropilen non-anyaman. Ini digunakan untuk membuat masker N95, banyak masker jenis bedah serta filter HEPA di pesawat. Produk serupa termasuk KN95 di China, versi FFP1 dan FFP2 di Eropa, P2 di Australia dan Selandia Baru, Kelas 1 di Korea, dan DS2 di Jepang.

Semenrara masker bedah atau masker medis, terbuat dari tiga lapis kain bukan tenunan yang biasanya terbuat dari plastik. Lapisan atas kain yang berwarna terbuat dari polipropilen spunbond kelas medis, yang merupakan polimer resin yang terikat panas ke dalam struktur seperti jaring.

Masker bedah terbuat dari bahan yang menyaring semuanya dengan baik, tetapi cenderung longgar. Jadi menurutnya, dengan menambahkan masker kain di bagian atas, hal tersebut bisa menekan tepi dan mengurangi kebocoran.

Ia pun menyebut menambahkan lapisan tambahan meningkatkan penyaringan. Jika satu lapisan menjebak 50% dari semua partikel, menggabungkan dua masker setidaknya dapat menjebak 75% partikel.

"Namun, kami tidak merekomendasikan memakai lebih dari dua masker. Menambahkan lebih banyak lapisan ... dapat mengganggu pernapasan," katanya lagi.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading