Sedih, 15 Pekerjaan Ini Lambat Pulih Pasca Corona

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
23 November 2020 13:03
Woman working on laptop

Jakarta, CNBC Indonesia - Pandemi virus corona telah menyebabkan perubahan tak terduga dalam kehidupan pribadi dan dunia profesional serta aktivitas sehari-hari. Melansir CNBC International, di Amerika Serikat (AS) saja misalnya, warga kini menghadapi ancaman pengangguran dalam jangka panjang.

Pada April 2020, rekor hilangnya pekerjaan menembus 20,5 juta, dengan tingkat pengangguran melonjak menjadi 14,7%.  Angka itu empat kali lebih tinggi dari tingkat pengangguran 3,5% yang dihadapi negara itu pada Februari, sebelum pandemi virus corona muncul.




Setelah kehilangan pekerjaan yang menghancurkan di bulan April, ekonomi telah bergerak menuju pemulihan yang stabil, dengan tingkat pengangguran turun menjadi 13,3% di bulan Mei, 11,1% di bulan Juni dan yang terbaru 6,9% di bulan Oktober.

Meskipun kemajuan ekonomi ini bergerak ke arah yang benar, data dari situs pencari kerja Glassdoor menunjukkan bahwa banyak industri berisiko tinggi mengalami pemulihan yang sangat lambat atau mungkin tidak ada pemulihan sama sekali bahkan setelah pandemi.



Menggunakan data dari platformnya, Glassdoor membuat daftar pekerjaan teratas yang mengalami penurunan terbesar dalam pembukaan antara Oktober 2019 dan Oktober 2020. Sebelum pandemi, pekerjaan ini memiliki setidaknya 5.000 posting di Glassdoor.

Berikut adalah daftar pekerjaan dikutip CNBC Indonesia:

Hal 2>>>

HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading