Dari Asma hingga Obat Kanker, Ini Khasiat Si Murah Tapak Dara

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
22 October 2020 11:53
Tanaman Tapak Dara (Photo by Nixon Dutta from Pexels)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tanaman hias Tapak Dara (Madagascar Periwinkle) rupanya tidak hanya berguna sebagian tanaman yang mempercantik kebun, tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan.

Tapak Dara yang memiliki nama ilmiah Catharanthus Roseus Don ini adalah tanaman herbal hijau yang termasuk dalam keluarga Apocynaceae dan sebagian besar daunnya mengandung alkaloid.




Untuk ukuran, Tapak Dara bisa tumbuh setinggi 1 meter, dengan daun lonjong yang sederhana yang tumbuh antara 2,5 hingga 9 cm, dan lebar 1 hingga 3,5 cm. Sementara bunganya berwarna keputihan dengan titik tengah kuning, berukuran antara 2,5 hingga 3 cm.

Tanaman hias ini juga tumbuh dengan baik di batu kapur dan tanah berpasir terutama di padang rumput, atau hutan. Kultivar Tapak Dara yang berbeda dapat menghasilkan corak warna bunga, seperti putih, lembayung muda, merah tua, oranye kemerahan, merah muda, persik, lavender, ungu dan merah dengan titik tengah kecil berwarna merah jambu, kekuningan atau kemerahan.



Beberapa kultivar yang umum biasanya berwarna peppermint cooler (putih dengan bagian tengah merah), Albus (bunga putih), ocellatus group (aneka warna) dan grape cooler (rose-pink).

Tanaman ini berasal dari Cekungan Karibia, Hindia Barat dan Madagaskar sebelum menyebar ke belahan dunia lain seperti Afrika, Australia, Eropa Selatan, India dan Indonesia, di mana sebagian besar ditanam untuk tujuan komersial karena manfaat obat dan tanaman hiasnya yang bernilai tinggi.

Meskipun akar dan ekstrak pucuk tanaman ini beracun, namun digunakan untuk menanggulangi beberapa penyakit terutama dalam sistem pengobatan Ayurveda.

Namun Tapak Dara, sebagaimana dikutip dari Global Food Book, memiliki sifat anti-diabetik, sifat hipolipidemik atau proses penurunan kadar lemak dalam darah, anti-kanker, dapat menyembuhkan luka, anti-mikroba, anti-bakteri, anti-jamur, meredakan demensia vaskular, mempunyai sifat antioksidan, dan mendukung perkembangan otak.

Sementara menurut jurnal Catharanthus roseus: Ornamental plant is now medicinal (2015) yang ditulis Aruna dan kawan-kawan, Tapak Dara rupanya digunakan oleh berbagai negara untuk mengobati berbagai penyakit.

Berikut daftar manfaatnya di beberapa negara:

- Di Afrika, daun Tapak Dara digunakan untuk mengobati rematik, yakni radang dan nyeri pada persendian, dan menorrhagia atau pendarahan hebat yang tidak normal saat menstruasi.

- Di Madagaskar, daunnya digunakan sebagai obat muntah, sementara akarnya digunakan sebagai obat pencahar, anthelmintik atau untuk mengusir cacing, hemostatik atau menghentikan pendarahan, dan untuk menghentikan sakit gigi.

- Di Malaysia, Tapak Dara digunakan untuk mengatasi hipertensi, diabetes, kanker dan insomnia.

- Di India, ekstrak daun Tapak Dara dioleskan pada kulit untuk mematikan rasa dan menetralkan sengatan lebah atau tawon.

- Di Mauritius, ekstrak daun Tapak Dara digunakan untuk mengobati gangguan pencernaan dan sembelit.

- Di Jamaika dan Kuba, ekstrak bunga Tapak Dara digunakan sebagai obat cuci mata untuk bayi.

- Di Amerika, tanaman ini dapat dibekukan dan di kumur untuk meredakan sakit tenggorokan dan radang tenggorokan. Ini juga digunakan untuk penyakit dada.

- Di Filipina, daunnya dapat digunakan untuk mengobati diabetes dan kram perut, sedangkan rebusan akar digunakan untuk mengobati parasitisme usus. Daunnya juga bisa diinfuskan dan digunakan untuk mengobati menorrhagia, atau pendarahan hebat yang tidak normal saat menstruasi. Akarnya juga digunakan untuk mengobati disentri.

- Di Nigeria dan Hindia Barat, tanaman Tapak Dara digunakan untuk mengobati diabetes.

- Di Bahama, bunganya digunakan untuk mengobati perut kembung atau akumulasi gas di saluran pencernaan, asma dan tuberkulosis.

- Di Hawaii, ekstrak tumbuhan Tapak Dara rebus digunakan untuk menghentikan pendarahan yang berlebihan.


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading