Internasional

Resmi Tinggalkan Kerajaan, Pangeran Harry Sedih

Lifestyle - Wangi Sinintya Mangkuto, CNBC Indonesia
20 January 2020 09:04
Beberapa waktu lalu, tepatnya 9 Januari 2020, dunia dihebohkan dengan keputusan Pangeran Harry dan Meghan Markle.
London, CNBC Indonesia - Beberapa waktu lalu, tepatnya 9 Januari 2020, dunia dihebohkan dengan keputusan Pangeran Harry dan Meghan Markle, Duke and Duchess of Sussex, untuk lepas dari keluarga kerajaan.

Keputusan itu pun ternyata membuat Pangeran Harry sedih, karena ia akan segera meninggalkan tugas kerajaan setelah ada kesepakatan dengan Ratu Elizabeth bahwa ia dan Meghan Markle memilih untuk hidup mandiri.

"Aku ingin kalian mendengar kebenaran dariku, sebanyak yang bisa kukatakan bukan sebagai seorang Pangeran, atau seorang Adipati, tetapi sebagai Harry, orang yang sama yang telah kalian lihat tumbuh selama 35 tahun terakhir dengan lebih jelas," kata Harry seperti dilansir dari AFP, Senin (20/1/2020).



"Inggris adalah rumah saya dan tempat yang saya sukai. Itu tidak akan pernah berubah."

Lebih lanjut Pangeran Harry mengatakan bahwa dirinya merasa sedih karena harus meninggalkan kerajaan.

"Ini membuat saya sedih itu telah terjadi."

Foto: Pangeran Harry dan Meghan Markle (AP Photo/Matt Dunham, File)


Sebelumnya pada Minggu (19/12020), Kerajaan Inggris resmi mencopot gelar kerajaan yang tersemat kepada Pangeran Harry dan sang istri Meghan Markle.


Hal itu disampaikan resmi oleh Buckhingham Palace. Buckhingham Palace juga menyatakan Harry dan Meghan tidak akan menggunakan gelar 'Yang Mulia' dalam aktivitas apapun ke depan.

Pernyataan Kerajaan Inggris merupakan puncak dari 'drama' yang mengemuka beberapa waktu belakangan. Semua bermula saat Harry dan Meghan menyatakan ingin mengurangi kerja-kerja kerajaan dan ingin menghabiskan lebih banyak waktu di Amerika Utara.

[Gambas:Video CNBC]
(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading