Kehilangan Rp140 T, Jeff Bezos Tetap Orang Tertajir di 2019

Lifestyle - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
02 January 2020 15:59
Demikian mengutip data Indeks Billionaire Bloomberg 2019.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pendiri perusahaan e-commerce Amazon, Jeff Bezos, masih menjadi orang terkaya di dunia per akhir 2019 lalu. Padahal, Ia baru saja kehilangan harta sekitar US$ 10 miliar (Rp 140 triliun dengan estimasi kurs Rp 14 ribu/US$) dalam satu tahun.

Demikian mengutip data Indeks Billionaire Bloomberg 2019, sebagaimana dilaporkan CNN, Kamis (2/1/2020).

"Pendiri Amazon menduduki posisi teratas di hari terakhir dari Indeks Billionaire Bloomberg 2019 dengan estimasi kekayaan bersih US$ 115 miliar. Posisinya tidak jauh dari pendiri Microsoft, Bill Gates, yang nilai kekayaannya diperkirakan US$ 113 miliar," tulis CNN.


Selain Bezos dan Gates, raja bisnis asal Prancis, Bernard Arnault menjadi miliarder lain yang kekayaannya mencapai lebih dari US$ 100 miliar.

Sebelumnya, Bezos diperkirakan akan kehilangan posisi orang terkaya di dunia versi indeks tersebut. Ini setelah Bezos membagi kekayaan kepada mantan istrinya Mackenzie Bezos dalam perceraian mereka tahun lalu.

Sebagai bagian dari penyelesaian perceraian, Bezos memberikan 4% saham miliknya di perusahaan. Jumlah itu setara US$ 37 miliar. Ini menjadikan Mackenzie orang terkaya ke-25 di dunia.



Sebelumnya pada November lalu, Bezos pernah keluar dari posisi orang terkaya dunia. Ia digeser oleh Bill Gates. Itu terjadi setelah saham Microsoft melonjak 48%, sementara laba Amazon turun hampir 28% dari tahun sebelumnya pada saat yang sama. Namun hal itu hanya berlangsung sebentar.

Selain mereka bertiga, investor kelas kakap Warren Buffett dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg juga masih menjadi orang terkaya dunia. Mereka ada di posisi keempat dan kelima, di mana kekayaan Zuckerberg bertambah sekitar US$ 26,3 miliar tahun lalu.

Sementara itu, Julia Flesher Koch, janda pengusaha konservatif David Koch, menjadi satu-satunya wanita yang masuk dalam 10 besar daftar itu. Kekayaannya mencapai US$ 62 miliar.

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading