Internasional

McDonald Selidiki Skandal Asmara Mantan CEO

Lifestyle - Rahajeng Kusumo Astuti, CNBC Indonesia
09 November 2019 18:18
McDonald Selidiki Skandal Asmara Mantan CEO Foto: REUTERS/Max Rossi
Jakarta, CNBC Indonesia- Perusahaan makanan cepat saji asal Amerika Serikat McDonald's mulai menyelidiki skandal mantan CEO Steve Easterbrook dengan karyawannya. Easterbrook telah dipecat dari jabatan CEO ketika isu ini merebak.

Menurut laporan The Wall Street Journal, seperti yang dikutip CNBC International Perusahaan yang berbasis di Chicago ini memecat Easterbrook pada Minggu (31/11/2019) karena memiliki hubungan dengan karyawannya, dan melanggar kebijakan perusahaan.


Mantan Presiden McDonald's Amerika Serikat Chris Kempczinski menjadi kepala eksekutif yang baru.


Sumber Journal menyebutkan Penasihat Umum Perusahaan Jerry Krulewitch memberi tahu dewan Mcdonald tentang skandal tersebut setelah penyelidikan internal. Kemudian dewan pun menyewa hal tersebut sebuah firma hukum, Wachtell, Lipton, Rosen & Katz, untuk menilai risiko hukum.

Setelah itu, dewan menyimpulkan hubungan Easterbrook dan karyawan adalah jangka pendek dan "konsensual". Meski demikian, hal ini juga menimbulkan pertanyaan tentang penilaian dewan tersebut, menurut laporan sumber pada Journal.

Hingga kini McDonald menolak mengomentari laporan tersebut.

Sebelumnya, McDonald's sempat memberikan pernyataan terkait skandal ini.

"Dewan memberikan penilaian buruk pada Easterbrook karena terlibat dalam hubungan," tulis McDonald's dalam rilisnya, seperti dikutip dari CNBC International.

Namun, McDonald tidak memberikan detail lain tentang hubungan tersebut. Perusahaan hanya mengatakan Easterbrook akan digantikan oleh Presiden McDonald's wilayah AS, Chris Kempczinski yang berusia 51 tahun.

"Saya senang mengambil kendali perusahaan yang luar biasa ini dan berterima kasih atas kepercayaan Dewan pada saya," tulis Kempczinski dalam emailnya kepada karyawan sebagai tanggapan.

[Gambas:Video CNBC]











(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading