Tari Bedhayan (Bedhoyo) Merah Putih dari Swargaloka School of Dance ditampilkan di Gedung Kesenian Jakarta, Sabtu (22/6/2019). Tari Bedhoyo merupakan tari di dalam Keraton Surakarta yang sakral sekaligus sulit ditarikan. (Foto: CNBC Indonesia/Fikri Muhammad)
Tari Bedhoyo merupakan tari yang diciptkan oleh Putera Mahkota Keraton Solo sejak zaman Kerajaan Mataram. (Foto: CNBC Indonesia/Fikri Muhammad)
Inti ajaran Tari Bedhoyo berasal dari Bedhoyo Ketawang, yakni tarian khusus upacara kenaikan tahta raja Keraton Surakarta. (Foto: CNBC Indonesia/Fikri Muhammad)
Bedhayan Uro-Uro dari Jaya Suprana School of Performing Arts. Para penari Bedhoyo adalah seorang perajurit perempuan yang dilatih kemampuan tari maupun latihan fisiknya. (Foto: CNBC Indonesia/Fikri Muhammad)
Dalam tarian juga ditampikan alat peraga seperti senjata dan tameng sebagai simbolis para perajurit perempuan tersebut. (Foto: CNBC Indonesia/Fikri Muhammad)
Bedhoyo yang semula hanya berada di dalam keraton, kini sudah bisa ditampilkan di luar keraton. (Foto: CNBC Indonesia/Fikri Muhammad)