Dituduh Jiplak Lagu Marvin Gaye, Bagaimana Nasib Ed Sheeran?

Lifestyle - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
05 January 2019 07:18
Dituduh Jiplak Lagu Marvin Gaye, Bagaimana Nasib Ed Sheeran?
Jakarta, CNBC Indonesia - Dalam beberapa waktu kedepan juri di pengadilan di salah satu distrik Amerika Serikat akan memutuskan apakah bintang pop Inggris Ed Sheeran bersalah setelah dituduh menjiplak lirik lagu Marvin Gaye "Let's Get It On". Padahal lagu dalam album yang sama, sempat memenangkan penghargaan Grammy yang berjudul "Thinking Out Loud."

Dalam keputusannya yang dipublikasikan pada hari Kamis (3/1/2019), Hakim Distrik AS Louis Stanton menolak untuk mengabulkan permintaan Sheeran untuk mencabut gugatan, yang telah diajukan oleh warisan dan ahli waris almarhum produser Ed Townsend, yang ikut menulis lagu "Let's Get It On" dengan Gaye, menurut laporan Reuters.

"Thinking Out Loud" dirilis di album "X" milik Sheeran pada tahun 2014 dan memenangkan dua Grammy pada tahun 2015, sedangkan single "Let's Get It On" Gaye mencapai nomor satu di tangga lagu Billboard AS pada tahun 1973.



Hakim Stanton menemukan "kesamaan substansial antara beberapa elemen musik kedua karya," dan mengatakan juri harus memutuskan apakah Sheeran dan label Sony/ATV Music Publishing dan Atlantic Records melanggar Undang-undang hak cipta.

Sheeran awalnya digugat pada 2016 oleh Kathryn Townsend Griffin dan anggota keluarga lainnya dari Townsend, dan dokumen pengadilan menyatakan bahwa Sheeran dan perwakilannya "menyalin kata 'hati' dari lagu 'Let's' dan mengulanginya terus menerus dalam lagu 'Thinking'."

Hakim juga mengutip cuplikan Sheeran yang menampilkan lagu "Thinking Out Loud," "yang menunjukkan padanya transisi mulus antara (dua lagu)," tulis Stanton, dan video tersebut akan diputar di persidangan.

Melansir CNBC International, ini adalah gugatan kedua terhadap Sheeran yang diawasi oleh Hakim Stanton. Structured Asset Sales, yang didirikan oleh bankir David Pullman, mengatakan lagu Ed memiliki bagian dari lagu "Let's Get It On" dan dia menuntut ganti rugi US$ 100 juta.

Paul Williams, juru bicara Sony / ATV Music Publishing, menolak mengomentari kasus ini ketika dihubungi oleh CNBC. (hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading