Ini 3 Petuah Bijak dari Sang Legenda Marvel Stan Lee

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
17 November 2018 17:28
Rumah komik Marvel membantu memperkenalkan karakter seperti Fantastic Four, Iron Man dan Thor dan semuanya mulai diangkat dalam komik populer dan film.
Jakarta, CNBC Indonesia - Penulis legendaris Marvel Comics dan ketua emeritus, Stan Lee, telah meninggal dunia pada hari Senin lalu di usia 95 tahun. Kendati demikian selama beberapa dekade dalam berkarir ia telah menciptakan beberapa karakter paling terkenal di komik buatannya, mulai Spider-Man hingga Incredible Hulk dan X-Men.

Lee meninggalkan warisan berbagai karakter pahlawan super ikonik yang telah menarik para pembaca dan penonton film selama beberapa generasi. Lahir di New York City pada tahun 1922, Lee mulai bekerja di Marvel (sebelumnya dikenal sebagai Komik Tepat Waktu dan kemudian Atlas Comics) pada usia 17 tahun dan terus melayani sebagai editor top Marvel, dan kemudian menjadi penerbit selama lebih dari lima dekade.

Selama waktu itu, rumah komik Marvel membantu memperkenalkan karakter seperti Fantastic Four, Iron Man dan Thor dan semuanya mulai diangkat dalam komik populer dan film. Pada 1990-an, Lee menjadi ketua emeritus di Marvel, dilaporkan mengumpulkan gaji $ 1 juta per tahun.

Disney mengakuisisi Marvel seharga $ 4 miliar pada tahun 2009, dan Lee membuat titik untuk membuat akting cemerlang dalam setiap film Marvel anggaran besar yang dirilis pada tahun-tahun berikutnya.


Selama dekade terakhir, film berdasarkan karakter Marvel Comics telah meraup lebih dari $ 17,5 miliar total penjualan tiket di seluruh dunia, menurut Box Office Mojo.

Sepanjang karirnya, Lee berbagi nasihat untuk mencapai kesuksesan, serta beberapa kisah pribadi tentang bagaimana ia mengatasi kegagalan dan meningkatkan kreatifitas untuk menjadi salah satu pencipta buku komik paling terkenal di dunia.

Berikut ini beberapa nasihat terbaik Lee yang dilansiri CNBC Make It.

Jangan Berhenti Sebelum Mencoba
Dalam sebuah wawancara tahun 2009, Lee mengatakan bahwa istrinya, Joan, memberinya nasihat terbaik pada suatu hari sekitar tahun 1961. Lee telah berada di Marvel selama lebih dari dua dekade dan merasa terhambat secara kreatif, katanya kepada majalah Inc.

Di ambang berhenti dari pekerjaannya, istrinya, Joan, menyarankannya untuk menulis satu buku (komik) seperti yang dirinya inginkan meskipun hanya mendengarkan penerbit Martin Goodman. Joan mengatakan kepada suaminya, dapatkan dari sistem Anda. Hal terburuk yang akan terjadi adalah dia akan memecat tetapi Anda juga ingin berhenti pula.

Merasa tertantang, Lee mengambil saran sang istri dan menciptakan Fantastic Four, sebuah kelompok dari superhero untuk saingan DC komik 'Justice League'.

"Saya mencoba untuk membuat karakter berbeda dalam rasa bahwa mereka memiliki emosi nyata dan masalah. Dan saya tangkap hal itu. Setelah itu, Martin tanya saya untuk membuat beberapa superhero yang lain. Kala itu ketikan saya melakukan X-Men dan The Hulk," ujar Lee.

Abaikan Hal Negatif
Lee berkecimpung dalam bisnis buku-buku komik telah sangat lama dan di melihat bahwa komik ( membantu mengemudikan). Menurutnya komik sebuah evolusi dari diejek tabloid menjadi sebuah hsl unik dan bentuk tercinta dari literatur.

Satu potong dari nasihat dia pada tahun 2013, menyatakan bahwa jangan mendengarkan kata-kata haters Anda.

"Saya telah memiliki benar-benar manfaat untuk melihat itu reputasi dari komik dan beralihnya komik dari tahun ke tahun. Kapan saya adalah mulai keluar, tidak ingin orang tua menginginkan anak-anak mereka untuk membaca komik. Komik benar-benar dianggap rongsokan. Hari ini, beberapa dari terbaik skenario dalam dunia apapun diadaptasi pada cerita buku komik," kata dia.

Lee pun tak ingin seperti untuk sebuah nama penitis. Bahkan dia pun melakukan pembicaraan Steven Spielberg dan dia bahwa dia dan Stan, telah melakukan cukup banyak hal sama benda kecuali saya gambar bergerak.

Tetap Rendah Hati
Ini beberapa dari terbaik nasihat Lee mengatakan bahwa dia pernah menerima seorang guru ketika dia berusia 12 atau 13 tahun.

"Berikutnya disebelah nama saya, guru itu menulis, 'Yang terbesar adalah yang paling hina. ' Saya tidak tahu mengapa dia memilih saya untuk menulis itu, tetapi selalu melekat pada saya, "kata Lee.

Guru itu mungkin memiliki firasat tentang kesuksesan masa depan Lee, atau mungkin egonya. Dia terkenal menghindari kerendahan hati.

"Aku adalah Tuhan! Jika saya benar-benar jujur, saya adalah penggemar terbesar saya sendiri," tulisnya dalam memoarnya tahun 2002.

Ini 3 Petuah Bijak dari Sang Legenda Marvel Stan LeeFoto: Infografis/Stan Lee/Arie Pratama

(hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading