Sejauh Mata Memandang Hadirkan Musim Rintik 2018

Lifestyle - Linda Sari Hasibuan, CNBC Indonesia
08 November 2018 20:25
Sejauh Mata Memandang Hadirkan Musim Rintik 2018
Jakarta, CNBC Indonesia - Jenama fesyen Sejauh Mata Memandang menghadirkan koleksi terbarunya, yakni Musim Rintik 2018. Koleksi itu terinspirasi dari cerita rakyat asal Indonesia, yakni Timun Mas.

Menariknya, koleksi terbaru itu juga dituangkan dalam bentuk karya seni pameran berkolaborasi dengan para pendukung dari berbagai bidang.

Mereka antara lain Dian Sastrowardoyo yang mengisi narasi pada animasi yang sama, Davy Linggar sebagai kreator seni instalasi, Tulus dan Petra Sihombing sebagai pencipta musik dan lagu untuk animasi Timun Mas.


Pameran akan berlangsung pada 8 November 2018 hingga 8 Januari 2019 di Senayan City, Jakarta. Dalam pameran itu pengunjung akan digiring melihat suasana berada di dalam dongeng dengan cara modern. 


"Kami sebagai pelaku seni berharap untuk dapat berinteraksi secara langsung serta menjangkau khalayak yang lebih luas melalui pameran yang berlangsung selama dua bulan ini," kata Chitra Subyakto, Founder dan Creative Director Sejauh Mata Memandang, Kamis (8/11/2018).

"Kami berharap koleksi dan pameran Timun Mas dapat memperkaya dunia tekstil tanah air dan memberikan pengalaman menarik bagi para pengunjung pameran," lanjutnya.

Sejauh Mata Memandang Hadirkan Musim Rintik 2018Foto: Koleksi fesyen Sejauh Mata Memandang menghadirkan koleksi terbarunya Musim Rintik 2018. (CNBC Indonesia/Lynda Hasibuan)


Pada koleksi Timun Mas, Sejauh Mata Memandang mempersembahkan beragam produk seperti kain, busana siap pakai hingga aksesori.

Terdapat beberapa hal khusus yang ditampilkan dalam koleksi Timun Mas, yaitu produk dengan edisi terbatas seperti selop, topeng, hingga buku cerita Timun Mas yang terbuat dari kain dengan motif khas koleksi Timun Mas.


Untuk harga yang ditawarkan mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 3 juta. Proses pembuatan koleksi Timun Mas dilakukan di beberapa kota seperti Sragen, Pekalongan, Solo, dan Jakarta.

Pengerjaan dibantu oleh perkumpulan Ibu Rumah Tangga yang berasal dari Rusun Pesakih dan Rusun Marunda Jakarta. Dibuat penuh dengan tangan, motif pada Timun Mas diperoleh dengan metode tulis, cap, sablon hingga bordir tangan.

Tak hanya menampilkan keindahan kain dan keragaman motif, pada pameran seni Timun Mas ini, Sejauh Mata Memandang juga bekerja sama dengan Yayasan Dian Sastrowardoyo dan Bantu Guru Belajar Lagi untuk memberikan dukungan edukasi.

Sejauh Mata Memandang membuat buku Timun Mas dalam jumlah terbatas yang hasil penjualannya akan disumbangkan kepada Yayasan Dian Sastrowardoyo untuk memberikan beasiswa pendidikan S1 kepada mahasiswi berprestasi yang kurang mampu dan fasilitasi pelatihan untuk guru melalui Bantu Guru Belajar Lagi.

Sejauh Mata Memandang Hadirkan Musim Rintik 2018Foto: Koleksi fesyen Sejauh Mata Memandang menghadirkan koleksi terbarunya Musim Rintik 2018. (CNBC Indonesia/Lynda Hasibuan)



(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading