Empat Tipe Bos Menyebalkan dan Cara Menanganinya

Lifestyle - Arina Yulistara, CNBC Indonesia
07 April 2018 14:23
Empat Tipe Bos Menyebalkan dan Cara Menanganinya
Jakarta, CNBC Indonesia - Bos menyebalkan tak hanya ada di film 'Horrible Bosses' tapi juga dalam kehidupan nyata. Berdasarkan survei dari LaSalle Network, lebih dari seribu orang atau 84% responden mengaku punya bos menyebalkan di kantor.

Tak hanya itu, 43% responden bahkan keluar kerja karena bosnya super menyebalkan. 55% responden mengungkapkan kalau mereka tak berani melaporkan sikap atasan yang menyebalkan ke petinggi perusahaan. Mereka tidak ingin menambah masalah lebih panjang.

Jika Anda juga punya bos menyebalkan di kantor, ketahui kriteria seperti apa mereka dan cara menanganinya agar pekerjaan lebih terasa ringan dilansir dari CNBC.


1. Narsis
Tipe bos seperti ini biasanya hanya memedulikan diri sendiri. Mereka ingin selalu tampil baik di depan petinggi perusahaan dan hanya melihat keberhasilan anak buahnya. Mereka tidak peduli dengan segala permasalahan yang dimiliki karyawan. Ketika anak buahnya berbuat salah, bos dengan tipe narsis tidak segan untuk memberikan hukuman.

Bagaimana cara menghadapi tipe bos seperti ini?
Jika Anda merasa senang dengan pekerjaan sekarang hanya tidak menyukai bos saat ini, tak perlu ambil pusing. Ikuti semua aturan mereka dan berusaha menarik empatinya. Cara menghadapi mereka tidak dengan keras tapi perlu tata krama yang lembut dan penuh senyum. Setiap informasi atau saran yang diberikan tipe bos seperti ini sebaiknya ditangkap dengan baik. Jaga kontrol diri agar tidak terpancing emosi. Bila ingin menjaga hubungan lebih baik, bos tipe narsis suka sekali pujian.

2. Intimidasi
Tipe bos pada poin kedua ini biasanya tidak pernah memberikan arahan dan dukungan kepada anak buahnya tapi terkesan mengintimidasi. Mereka tidak juga memberikan evaluasi serta jarang bertanya kepada karyawan. Bahkan mereka cenderung tidak respon ketika karyawan berusaha bersikap baik dengannya.

Bagaimana cara mengatasinya?
Tidak perlu pedulikan sikapnya yang penting berikan performa terbaik. Tak perlu takut dengan tatapannya yang terlihat sinis tapi tunjukkan kalau Anda bisa melakukan banyak hal untuk perusahaan. Daripada memikirkan bos tipe ini sebaiknya menjalin banyak komunikasi dengan tim kerja. Jika memang Anda ingin konsultasi dan tak dapat jawaban dari atasan, cari orang yang tepat untuk mendapatkan pencerahan.

3. Bersahabat
Beberapa karyawan tak suka dengan bos yang terlalu bersahabat. Tipe bos bersahabat selalu ingin ikut karyawannya bersenang-senang bahkan ketika mereka berharap bisa mendapatkan waktu sendiri. Mereka selalu ingin tahu segala hal tentang karyawannya tapi jarang memberikan evaluasi mengenai kinerja Anda.

Bagaimana solusinya?
Tipe bos seperti ini biasanya lebih santai dalam menjalin hubungan kerja namun mereka cukup sensitif. Mungkin Anda perlu berhati-hati ketika berbicara dengannya dan tidak perlu mengumbar soal kehidupan pribadi.

4. Selalu Benar
Tipe bos yang selalu merasa benar biasanya hanya mempunyai waktu singkat untuk mendengar penjelasan bawahannya. Mereka tak terima kesalahan. Bahkan ketika atasan mengatakan sesuatu dan dia lupa maka cenderung menyalahkan karyawan karena selalu merasa benar.

Bagaimana cara mengatasinya?
Selalu catat omongan bos seperti ini agar ketika mereka menyalahkan, kita punya bantahan yang pas. Tak lupa selalu kirim update dari projek kerja yang sedang dilakukan agar setiap prosesnya bisa dipertanggungjawabkan sehingga si bos tak asal menyalahkan. (hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading