Antam Berani Beli Mahal Emas Bunda, Mau Jual atau Tahan?

Investment - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
21 December 2022 09:59
Karyawan menunjukkan emas Antam di gerai Galeri 24 Pegadaian di Jakarta, Senin (5/12/2022). Harga emas batangan di PT Pegadaian bergerak stagnan pada perdagangan hari ini, Senin (5/12/2022). Pegadaian sendiri menjual berbagai jenis emas, yaitu emas Antam, Antam Retro, Antam Batik, dan UBS. Ukurannya pun dijual beragam, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Pada perdagangan hari ini, harga emas Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp 1.033.000. (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: Karyawan menunjukkan emas Antam di gerai Galeri 24 Pegadaian di Jakarta, Senin (5/12/2022). Harga emas batangan di PT Pegadaian bergerak stagnan pada perdagangan hari ini, Senin (5/12/2022). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk pada Rabu (21/12/2022) di butik emas LM Graha Dipta Pulo Gadung melonjak Rp12.000/gram menjadi Rp1.016.000 per gram. Sementara harga buyback (harga yang digunakan ketika menjual emas kembali) juga naik Rp15.000 per gram menjadi Rp 916.000 per gram.

"Harga jual kembali adalah sama untuk semua pecahan dan tahun produksi. Untuk transaksi buyback silakan menghubungi Butik Emas LM terdekat dengan jam layanan pada hari kerja Senin-Jumat. Pembayaran dilakukan secara transfer pada H+2 s/d H+3 (hari kerja). Jika kemasan rusak atau hilang dikenakan potongan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku," jelas keterangan di situs Antam.

Harga emas Antam sejalan dengan harga emas dunia yang menguat kemarin. Pada perdagangan Selasa (20/12/2022), emas ditutup pada posisi US$ 1.817,41 per troy ons. Harganya terbang 1,7%. Penguatan tersebut juga membawa emas kembali ke atas level psikologis US$ 1.800 per troy ons.

Analis RJO Futures Bob Haberkorn menjelaskan emas kembali melaju kencang setelah dolar AS ambruk. Indeks dolar ditutup pada posisi 103,97 kemarin, terendah sejak 14 Desember 2022.

Mata uang Greenback melemah terutama setelah bank sentral Jepang (BOJ) secara mengejutkan menaikkan yield curve control (YCC).

BOJ memang masih mempertahankan suku bunga rendahnya di minus (-) 0,1%, tetapi kebijakan YCC diperlebar menjadi 50 basis poin dari sebelumnya 25 basis poin.

YCC merupakan kebijakan BoJ yang menahan imbal hasil (yield) obligasi tenor 10 tahun dekat dengan 0%. Ketika yield mulai menjauhi 0% maka BoJ akan melakukan pembelian obligasi.

Pembelian tersebut artinya BoJ menyuntikkan likuiditas ke perekonomian.

Kini dengan YCC diperlebar menjadi 50 basis poin, kebijakan BoJ menjadi lebih fleksibel, likuiditas yang disuntikkan ke perekonomian menjadi lebih kecil.

"Keputusan bank sentral Jepang adalah "badai sempurna" (untuk menopang emas). Tentu saja masih ada bayang-bayang gelap pada pasar emas tetapi saya pikir, emas akan menguat ke depan," ujar analis dari Circle Squared Alternative Investments, Jeffrey Sica, dikutip dari Reuters.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Harga Emas Antam Turun Seceng, Sekarang Rp 971 Ribu/Gram


(ras/ras)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading