Bunda, Sudah Cek Harga Emas Pegadaian Hari Ini Belum?

Investment - Annisa Aflaha, CNBC Indonesia
06 May 2022 10:16
Gold bars and coins are stacked in the safe deposit boxes room of the Pro Aurum gold house in Munich, Germany,  August 14, 2019. REUTERS/Michael Dalder

Walaupun harga emas dunia pada perdagangan hari ini, Jumat (6/5) terpantau melemah, tapi analis Bloomberg Intelligence, Mike McGlone dalam outlook bulan Mei memprediksikan harga emas akan naik. Dalam outlooknya dia menunjukkan harga komoditas akan bergerak dengan volatilitas sangat tinggi, dan emas salah satu komoditas yang diuntungkan.

"Komoditas akan bergerak sangat volatil di tahun ini, seperti pada 2008, perkembangan tersebut akan membuat emas bersinar," kata McGlone sebagaimana dilansir dari Kitco, Rabu (4/5/2022).

"Dalam 10 tahun terakhir indeks komoditas mengalami kenaikan 50%, sementara indeks harga produsen naik 30%. Kenaikan tersebut akan menyusut karena dunia menghadapi potensi resesi dan The Fed (bank sentral AS) menaikkan suku bunga bertepatan dengan puncak inflasi," tambahnya.


McGlone melihat harga emas akan melesat kembali ke atas US$ 2.000/troy ons saat pelaku pasar mulai melihat akhir dari era kenaikan suku bunga The Fed.

"Titik terendah harga emas saat ini sekitar US$ 1.800/troy ons, dengan resisten kunci di US4 2.000/troy ons. Cuma masalah waktu sebelum emas diperdagangkan di atas resisten tersebut," tambah McGlone.

Selain itu, indeks dolar AS terpantau melemah terhadap 6 mata uang dunia hari ini. Pukul 10:00 WIB, indeks dolar AS terkoreksi sebanyak 0,04% ke 103,711, meskipun dalam sepekan terakhir dolar AS masih tetap menguat 0,73%.

Dolar AS dan emas bergerak berlawanan arah alias berkorelasi negatif sehingga membuat harga emas dapat menguat.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(aaf)
HALAMAN :
1 2
Artikel Selanjutnya

Cuan, Cuan! Simak Pergerakan Harga Emas Sepekan Terakhir

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading