Harga Emas Dunia Diramal Terbang, Saatnya Borong Emas Antam?

Investment - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
22 January 2022 10:45
Emas (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali turun tipis pada perdagangan Sabtu (22/1) setelah mencapai level tertinggi dua bulan pada Kamis lalu. Meski sedang turun, harga emas dunia yang diperkirakan bisa melesat lagi tentunya membuka peluang emas Antam ikut terkerek.

Melansir data dari situs resmi milik PT Antam, logammulia.com, harga emas batangan hari ini turun Rp 2.000/gram. Emas dengan berat 1 gram dijual Rp 945.000/batang, secara persentase turun 0,21%.

PT Antam menjual emas mulai ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram. Harga jual tersebut belum termasuk pajak 0,9% bagi pembelian tanpa menggunakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 0,45% dengan NPWP.


Berikut daftar lengkap harga emas batangan di Butik LM Graha Dipta Pulo Gadung, berdasarkan situs logammulia.com

BeratHarga DasarHarga NPWP (+Pajak 0.45%)Harga Non NPWP (+Pajak 0.90%)
0.5 gr522,500524,500526,500
1 gr945,000949,000953,000
2 gr1,830,0001,838,0001,846,000
3 gr2,720,0002,732,0002,744,000
5 gr4,500,0004,520,0004,540,000
10 gr8,945,0008,985,0009,025,000
25 gr22,237,00022,337,00022,437,000
50 gr44,395,00044,594,00044,794,000
100 gr88,712,00089,111,00089,510,000
250 gr221,515,000222,511,000223,508,000
500 gr442,820,000444,812,000446,805,000
1000 gr885,600,000889,585,000893,570,000

Pada Kamis lalu, harga emas Antam 1 gram melesat 1,28% ke 948.000/batang yang merupakan level tertinggi sejak 19 November lalu. Kenaikan tersebut mengikut harga emas dunia yang melesat nyaris 1,5%. Setelahnya harga emas dunia turun tipis-tipis yang diikuti juga oleh emas Antam.

Emas dunia mengakhiri perdagangan Jumat di US$ 1.833/troy ons, melemah 0,28% di pasar spot. Meski demikian, hasil survei mingguan yang dilakukan Kitco menunjukkan emas diramal melesat pekan depan.

Sebanyak 16 dari 18 analis di Wall Street yang disurvei Kitco memberikan proyeksi bullish (tren naik) untuk emas di pekan depan. 2 analis lainnya memberikan proyeksi bearish (tren turun).

Sementara survei terhadap pelaku pasar yang disebut Main Street, dengan 1.134 partisipan hasilnya sebanyak 71% memberikan proyeksi bullish, 17% bearish dan sisanya netral.
. Wang Tao, Analis Teknikal Reuters, memperkirakan ruang kenaikan harga emas masih terbuka.

"Harga emas akan menguji titik resistance US$ 1.849/troy ons. Jika tertembus, maka harga bisa naik ke rentang US$ 1.863-1.877/troy ons,"sebut Wang dalam risetnya.

Proses konsolidasi harga emas, lanjut Wang, sepertinya sudah berakhir. Kini uptrend sudah terkonfirmasi dengan target bullish US$ 1.920/troy ons.

Sementara itu Daniel Pavilonis, ahli strategi pasar senior di RJO Futures mengatakan faktor utama yang menjadi penggerak harga emas yakni inflasi yang membuat daya tarik emas meningkat. Secara tradisional, emas memang dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi.

"Pasar sepertinya ingin emas terus bergerak naik, dan itu bisa terjadi saat lebih banyak data ekonomi dirilis serta ada indikasi tingginya inflasi tidak hanya bersifat sementara," kata Pavilonis, sebagaimana dilansir CNBC International, Kamis (21/1).

TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Aksi Beli Spekulatif Melonjak 66%, Emas Antam Apa Kabar?


(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading