Nah Lho... Nasib Buruk Membayangi Emas Antam di Pekan Ini?

Investment - Putu Agus Pransuamitra & Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
10 January 2022 08:48
Emas Antam

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. turun tipis pada perdagangan Senin (10/1) setelah berfluktuasi bak pada pekan lalu. Pergerakan tersebut mengikuti harga emas dunia yang naik turun pasca rilis notula rapat kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat (AS).

Melansir data dari situs resmi milik PT Antam, logammulia.com, harga emas batangan hari ini turun Rp 1.000/gram. Emas dengan berat 1 gram dijual Rp 933.000/batang, secara persentase turun 0,11%.

PT Antam menjual emas mulai ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram. Harga jual tersebut belum termasuk pajak 0,9% bagi pembelian tanpa menggunakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 0,45% dengan NPWP.


Berikut daftar lengkap harga emas batangan di Butik LM Graha Dipta Pulo Gadung, berdasarkan situs logammulia.com

BeratHarga DasarHarga NPWP (+Pajak 0.45%)Harga Non NPWP (+Pajak 0.90%)
0.5 gr516,500518,500520,500
1 gr933,000937,000941,000
2 gr1,806,0001,814,0001,822,000
3 gr2,684,0002,696,0002,708,000
5 gr4,440,0004,459,0004,479,000
10 gr8,825,0008,864,0008,904,000
25 gr21,937,00022,035,00022,134,000
50 gr43,795,00043,992,00044,189,000
100 gr87,512,00087,905,00088,299,000
250 gr218,515,000219,498,000220,481,000
500 gr436,820,000438,785,000440,751,000
1000 gr873,600,000877,531,000881,462,000

Harga emas dunia di awal pekan lalu sebenarnya sempat naik ke atas US$ 1.830/troy ons, tetapi setelahnya jeblok dan berfluktuasi hingga ke kembali ke bawah US$ 1.800/troy ons. Emas Antam pun ikut terseret.

Penyebab pergerakan tersebut yakni kejutan dari bank sentral AS (The Fed) dalam notula rapat kebijakan moneter edisi Desember yang dirilis Kamis lalu.

Dalam notula tersebut terungkap, beberapa pejabat The Fed melihat nilai neraca (balance sheet) bisa segera dikurangi setelah suku bunga dinaikkan.

"Peserta rapat kebijakan moneter secara umum mencatat bahwa, melihat outlook individual terhadap perekonomian, pasar tenaga kerja dan inflasi, mungkin diperlukan kenaikan suku bunga lebih awal atau dengan laju yang lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya. Beberapa peserta juga mencatat akan tepat jika segera mulai mengurangi nilai neraca setelah suku bunga dinaikkan," tulis notula The Fed yang dikutip Reuters, Kamis (6/1).

Alhasil, imbal hasil (yield) obligasi AS atau yang disebut Treasury melesat naik. Yield Treasury tenor 10 tahun sepanjang pekan lalu melesat 25,3 basis poin ke 1,7655% yang merupakan level tertinggi sejak Januari 2020, atau sebelum terjadi pandemi Covid-19.

Emas dan Treasury sama-sama dianggap aset aman (safe haven), kenaikan yield Treasury membuat emas menjadi tidak menarik. Sebab, emas merupakan aset tanpa imbal hasil. Opportunity cost dalam berinvestasi emas juga akan meningkat.

Selain itu, kebijakan normalisasi yang agresif diharapkan mampu meredam tingginya inflasi di AS. Emas sekali lagi kurang diuntungkan, sebab secara tradisional dianggap aset lindung nilai terhadap inflasi. Ketika inflasi melandai, daya tarik emas akan menurun.

Sehingga ada risiko emas dunia masih akan tertekan di pekan ini, dan emas Antam akan mengikuti.

TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading