Makin Mudah Investasi Lewat RDN Bank Jago

Investment - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
06 January 2022 08:13
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia/ IHSG, Senin (22/11/2021) (CNBC Indonesia/Muhammad sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Persaingan perbankan nasional di layanan Rekening Dana Nasabah (RDN) semakin ramai dengan munculnya para pemain baru.

Selama puluhan tahun, hanya segelintir bank yang bemain di bisnis RDN. Tercatat hanya 16 bank. Namun pada akhir tahun lalu, muncul pemain baru dalam bisnis ini, yakni PT Bank Jago Tbk.

Pendorong pemain baru untuk masuk ke bisnis ini adalah perkembangan pesat jumlah investor pasar modal dalam 2 tahun terakhir. Sebagai perbandingan, berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) jumlah investor pada 2019 hanya 2,48 juta. Jumlah ini naik 56,21% menjadi 3,88 juta pada 2020. Sementara pada 2021, investor bertambah 3,52 juta lagi sehingga total menjadi 7,4 juta.


Berbeda dengan Bank Lain, RDN Bank Jago menawarkan proses pembukaan rekening yang cepat, simple dan seamless. Pembukaan RDN bisa dilakukan langsung di aplikasi sekuritas yang telah bekerja sama. Salah satunya adalah Mahakarya Artha Sekuritas atau dikenal sebagai Stockbit.

Proses registrasi rekening efek dan RDN hanya membutuhkan waktu dalam hitungan menit. Setelah itu, dilakukan verifikasi oleh pihak sekuritas dan Bank Jago selaku penyedia RDN. Kecepatan layanan ini menghapus stigma di pasar modal bahwa pembukaan rekening efek serta RDN membutuhkan waktu berhari-hari.

Head of Investment Avrist Asset Management, Tb Farash Akbar Farich mengatakan, investor dan calon investor di pasar modal membutuhkan layanan yang lebih dibandingkan layanan RDN yang sudah ada selama ini.

"Bila proses pembukaan RDN di Bank Jago lebih sederhana, lebih cepat dan lebih terkoneksi dengan berbagai macam aplikasi investasi serta e-wallet dibandingkan bank lain tentu akan semakin menarik bagi investor," ujarnya kepada CNBC Indonesia belum lama ini.

Menurut Tb Farash, Bank yang meluncurkan layanan RDN diuntungkan karena akan menambah dana pihak ketiga (DPK) dan melengkapi layanan yang sudah ada saat ini. "Bagi bank semakin lengkap layanan maka akan menumbuhkan jumlah nasabah dan transaksi, sehingga network value-nya juga semakin meningkat," ujarnya

Seiring dengan pertumbuhan pesat investor individu, Dia memproyeksikan peluncurkan layanan RDN juga diminati oleh bank-bank lainnya. "Saya rasa RDN akan menjadi produk standar yang disediakan bank-bank seiring terus meningkatnya minat investasi oleh individu di pasar modal," tukasnya.

Sementara itu, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta menyebut RDN Bank Jago dapat menjadi salah satu layanan bagi masyarakat atau pelaku pasar yang ingin melakukan aktivitas investasi di pasar modal.

"RDN di Bank Jago ini tidak terdapat persyaratan mengenai jumlah saldo minimum. Semestinya hal tersebut juga mendukung investor yang ingin berinvestasi di Indonesia di mana mereka berharap komitmen kuat dari pemerintah dalam aktif melakukan birokratisasi dan regulasi. Inilah semangat yang sama yang dicanangkan oleh Bank Jago untuk memudahkan para pelaku masyarakat pada umumnya, khusunya investor," kata Nafan kepada CNBC Indonesia.

Dia menambahkan, kemudahan ini juga bisa menjadi pertimbangan masyarakat dalam membuka RDN yang dapat mendukung kemudahan akses investasi, apalagi dengan perkembangan pasar modal di Indonesia yang berkembang pesat.

Nafan menambahkan layanan RDN Bank Jago dapat berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan jumlah investor pasar modal yang saat ini didominasi generasi milenial, karena mereka dapat merasakan pengalaman baru dalam berinvestasi saham, serta keinginan untuk pembukaan rekening yang cepat, mudah, dan simpel.

"Kaum milenial ini cenderung ingin mendapatkan experience yang baru dan beda. Mereka melakukan pertimbangan atau membandingkan satu produk dengan yang lain. Dengan pembukaan rekening yang lebih mudah, cepat, dan simple, ini akan berhubungan dan meningkatkan dinamika customer service," jelasnya.

Jika penetrasi tersebut meningkat, maka bukan tidak mungkin akan terjadi perluasan cakupan pasar modal di Tanah Air, karena didukung juga dengan banyaknya populasi masyarakat Indonesia.

"Infrastruktur yang mereka bangun sebenarnya memberikan kemudahan dan perlindungan bagi para pelaku investor," imbuh Nafan lagi.

Ke depannya, dengan berbagai kemudahan pendaftaran dan kecepatan RDN karena realtime, dan dari sisi keamanan terjaga oleh Bank Jago, Hal ini seharusnya menjadi penetrasi pasar yang kuat yang akan diikuti oleh bank digital yang lainnya.

"Saya pikir nanti juga akan diikuti oleh berbagai bank untuk membuka rekening dana nasabah yang akan mendukung aktivitas investasi di tanah air," tandas Nafan.

Berbeda dari bank pada umumnya, keunggulan RDN Bank Jago adalah pembukaan rekening Jago bisa dilakukan tanpa saldo minimum dalam hitungan menit bersama dengan pembukaan akun Stockbit yang cepat, mudah, dan seamless. Selain itu, proses top up RDN Jago bisa dilakukan dengan mudah di aplikasi Jago. Prosesnya sama dengan memindahkan dana dari kantong utama ke kantong lainnya.

Bank Jago dan Stockbit juga menggelar promosi untuk menjaring nasabah baru, yakni langsung mendapatkan cashback Rp50 ribu. Biaya broker yang dikenakan dalam transaksi akan dikembalikan dalam bentuk cashback kepada pengguna.

Sebelumnya, Direktur Utama KSEI, Uriep Budhi Prasetyo menyambut baik kerja sama layanan RDN Bank Jago. Dia menyampaikan kehadiran layanan ini akan membantu pertumbuhan jumlah investor di Tanah Air yang saat ini memiliki kebutuhan akan layanan investasi yang lebih mudah dan cepat.


[Gambas:Video CNBC]

(bul/bul)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading