Emas Dunia Melesat, Emas Antam Cuma Naik Rp 1.000/Gram

Investment - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
23 December 2021 08:44
Emas (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. atau yang dikenal dengan emas Antam naik tipis pada perdagangan Kamis (23/12). Kenaikan tersebut jauh lebih rendah dari emas dunia yang melesat pada perdagangan Rabu kemarin.

Melansir data dari situs resmi milik PT Antam, logammulia.com, harga emas batangan hari ini naik hanya Rp 1.000/gram. Emas dengan berat 1 gram dijual Rp 932.000/batang atau secara persentase sebesar 0,11%.

PT Antam menjual emas mulai ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram. Harga jual tersebut belum termasuk pajak 0,9% bagi pembelian tanpa menggunakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 0,45% dengan NPWP.


Berikut daftar lengkap harga emas batangan di Butik LM Graha Dipta Pulo Gadung, berdasarkan situs logammulia.com

BeratHarga DasarHarga NPWP (+Pajak 0.45%)Harga Non NPWP (+Pajak 0.90%)
0.5 gr516,000518,000520,000
1 gr932,000936,000940,000
2 gr1,804,0001,812,0001,820,000
3 gr2,681,0002,693,0002,705,000
5 gr4,435,0004,454,0004,474,000
10 gr8,815,0008,854,0008,894,000
25 gr21,912,00022,010,00022,109,000
50 gr43,745,00043,941,00044,138,000
100 gr87,412,00087,805,00088,198,000
250 gr218,265,000219,247,000220,229,000
500 gr436,320,000438,283,000440,246,000
1000 gr872,600,000876,526,000880,453,000

Sementara itu harga emas dunia kemarin sukses melesat 0,84% ke US$ 1.803,39/troy ons berkat jebloknya indeks dolar AS.

"Ada peningkatan minat beli emas akibat penurunan yield Treasury dan dolar AS," kata Jim Wyckoff, analis di Kitco Metals sebagaimana dilansir CNBC International, Kamis (23/12).

Kinerja buruk dolar AS tersebut membuat rupiah juga menguat tajam dalam 2 hari terakhir.

Alhasil, harga emas Antam hanya naik tipis tidak mengikuti kenaikan tajam emas dunia. Sebab emas dunia dibanderol dengan dolar AS, ketika rupiah menguat tajam harganya akan menjadi lebih murah saat dikonversi ke Mata Uang Garuda.

Di sisa tahun ini, emas diperkirakan akan bergerak fluktuatif, sebab volume perdagangan akan menurun selama Natal dan Tahun Baru.

"Volume trading akan menurun dan para pemain besar keluar dari pasar jelang akhir tahun, emas akan bergerak berfluktuasi," kata Avtar Sandu, analis di Philip Futures, dalam sebuah catatan yang dikutip CNBC International.

TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading