Waspada Ketipu! Ini Daftar Robot Trading Ilegal yang Disetop

Investment - Monica Wareza, CNBC Indonesia
09 November 2021 15:15
A broker looks at financial information on computer screens on the IG Index trading floor in London, Britain February 6, 2018. REUTERS/Simon Dawson

Jakarta, CNBC Indonesia - Satgas Waspada Investasi (SWI) terus memberantas pinjaman online (pinjol) ilegal dengan menutup 116 entitas pinjol ilegal yang ditemukan dalam patroli siber masih beroperasi di internet dan aplikasi di jaringan telekomunikasi seluler.

"Kami terus melakukan siber patrol dan menutup aplikasi dan website pinjol ilegal yang masih beroperasi, agar masyarakat tidak menjadi korban," kata Ketua SWI Tongam L. Tobing, dalam siaran persnya, dikutip Selasa (9/11/2021).

Selain 116 entitas pinjol ilegal alias bodong, SWI juga menghentikan sedikitnya tujuh entitas investasi ilegal. Tujuh entitas itu diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang, yaitu enam kegiatan forex, aset kripto dan robot trading tanpa izin dan satu kegiatan pengelolaan investasi tanpa izin.


Mereka adalah PT Saratoga Investama Reksadana (duplikasi nama PT Saratoga Investama Sedaya), Robot Trading DNA Pro, Robot Trading Pansaka (Auto Trade Gold), FX Family, Fahrenheit Robot Trading, Indonesia Crypto Exchange, dan Smart Gold/Smartavatar Co. Ltd.

Daftar Entitas Investasi Ilegal Yang Dihentikan/OJKFoto: Daftar Entitas Investasi Ilegal Yang Dihentikan/OJK
Daftar Entitas Investasi Ilegal Yang Dihentikan/OJK

Sebagian besar robot trading ini menjalankan kegiatan penjualan atau penawaran investasi robot trading dengan sistem penjualan langsung tanpa izin.

Menurut Tongam, tujuh kegiatan usaha yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang serta melakukan duplikasi atau mengatasnamakan entitas yang berizin sehingga berpotensi merugikan masyarakat.

Sebab itu, "masyarakat berhati-hati terhadap penawaran investasi melalui media Telegram karena ditemukan merupakan penawaran investasi yang ilegal," katanya.

Satgas Waspada Investasi juga menyampaikan bahwa terdapat satu entitas yang dilakukan normalisasi yaitu Luminesia.com karena telah membuktikan bahwa kegiatannya bukan merupakan kegiatan investasi ilegal.

Selanjutnya SWI mengimbau kepada masyarakat agar sebelum melakukan investasi untuk memahami hal-hal yakni, memastikan pihak yang menawarkan investasi tersebut memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan.

Lalu, masyarakat juga harus memastikan pihak yang menawarkan produk investasi, memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar dan memastikan jika terdapat pencantuman logo instansi atau lembaga pemerintah dalam media penawarannya telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading